Orang yang Cerdas Orang yang cerdas menurut Junjungan Alam Baginda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah orang yang banyak mengingat mati, lalu mempersiapkan diri beramal sholeh untuk menghadapi kematian yang akan berakhir dengan negeri akhirat. Bahkan Khatamul Anbiya pembawa rahmat bagi …
Baca SelengkapnyaMengajar Bahasa Indonesia untuk Nyonya Tionghoa, Oleh: Purnimasari
Pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) tahun 1965 telah menjadi semacam berkah di balik musibah bagi UU Hamidy. Ketika itu, orang Tionghoa termasuk yang banyak dicurigai sehingga sedikit banyak mereka pun merasa tidak tentram. Mereka berusaha agar lidahnya dalam berbahasa Indonesia …
Baca SelengkapnyaSidang Sastra Pekanbaru ’81 dengan Konsumsi Dagang Pak Kasab, Oleh: UU Hamidy
Nilai Sidang Sastera Pekanbaru ‘81 Pada penghujung tahun 1981 tepatnya dari hari Senin tanggal 16 sampai 19 November 1981 berlangsung suatu peristiwa dalam gelanggang budaya Melayu di Riau yang diberi nama Sidang Sastra Pekanbaru ‘81. Sidang Sastera ini telah menampilkan …
Baca SelengkapnyaBeasiswa Ditolak karena Riau Katanya Kaya, Oleh: Purnimasari
Begitu menjejakkan kaki di Kota Malang tahun 1964, kesulitan hidup masih membayangi UU Hamidy. Dia terpaksa makan nasi jagung karena mahalnya harga beras. Namun, seperti janji Allah Subhanahu Wa Ta’ala di dalam Al-Qur’an, setelah kesulitan ada kemudahan. Satu kesulitan takkan mengalahkan …
Baca SelengkapnyaKarena Sungai Siak, Biaya Penelitian jadi Tiga Kali Lipat, Oleh: UU Hamidy
Pulang dari Pusat Latihan Penelitian Ilmu-ilmu Sosial (PLPIS) di Aceh tahun 1974, UU Hamidy langsung mendapat tantangan pada tahun 1975 untuk mengambil bagian dalam Proyek Penelitian Komunikasi Pedesaan dari Kementerian Penerangan Republik Indonesia. Proyek nasional ini diserahkan oleh pemerintah kepada …
Baca SelengkapnyaSekilas Jejak Langkah YLPI Riau 70 Tahun, Oleh: UU Hamidy
Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana telah menyampaikan kepada umat manusia bahwa Al-Qur’an diturunkan untuk menjadi pelajaran, obat, petunjuk dan rahmat bagi orang beriman. Inilah pesan lengkap Al-Qur’an bagi seluruh dimensi kehidupan manusia. Kebenaran dalam Al-Qur’an itu disampaikan oleh …
Baca SelengkapnyaKamu Main-main!, Oleh: UU Hamidy
Dalam penelitian sastera Melayu abad ke-19 yang ditujukan terutama kepada dua tokoh besar sastera Melayu yakni Raja Ali Haji dari Riau dan Abdullah Munsyi dari Singapura, saya mencari data ke Pulau Penyengat seberang Kota Tanjung Pinang yaitu Raja Hamzah Yunus. …
Baca SelengkapnyaSurat-surat UU Hamidy kepada TA Sakti di Aceh (13)
Pekanbaru, 8 Sya’ban 1429 Hijrah 10 Agustus 2008 Masehi Yth Bung TA Sakti di Darussalam, Aceh. Surat ini memang pantas ditulis atas pertimbangan beberapa perkara. Pertama, jika masih ada umur, insya Allah bulan depan kita melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. Karena …
Baca SelengkapnyaKenangan Selama Merantau di Aceh, Oleh: UU Hamidy
Allah Yang Maha Bijaksana telah menurunkan Al-Qur’an untuk pelajaran, pedoman, dan petunjuk bagi orang yang bertaqwa. Al-Qur’an memberi pelajaran lewat kisah umat-umat terdahulu. Sebagian di antara mereka telah taat kepada Rasul yang diutus Allah kepada mereka. Sebagian lagi menolak sehingga …
Baca SelengkapnyaMengenang Ajip Rosidi di Bilik Kreatif, Oleh: Purnimasari
Ajip Rosidi punya kenangan yang istimewa bagi kami di Bilik Kreatif. Pertemuan pertama bermula pada tahun 1975. Saat itu, UU Hamidy baru selesai mengikuti pendidikan di Pusat Latihan Penelitian Ilmu-ilmu Sosial (PLPIIS) di Aceh tahun 1974.UU Hamidy diundang oleh Ajip …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena