Namanya yang sebenarnya sungguh sangat Melayu : Muhammad Sudin. Orang di kampung memanggilnya dengan ‘’Mad Sudin’’. Itulah salah satu nama orang Melayu kebanyakan, pada zaman dahulu. Di masa mudanya, dia adalah seorang mujahid. Tangan kanan Marah Halim, komandan perang gerilya …
Baca SelengkapnyaDari Sepotong Roti, Oleh: Purnimasari
Lebih berat jadi guru atau jadi ustadz? Guru belum tentu bisa jadi ustadz. Tapi ustadz in syaa Allah juga adalah seorang guru. Rasanya kita semua akur, menjadi cikgu di pondok pesantren tetap jauh lebih berat daripada berkhidmat di sekolah pada …
Baca SelengkapnyaSuami yang ke Pasar, Oleh: Purnimasari
Ada satu tradisi di keluarga kami yang mungkin aneh bagi sebagian orang : pergi berbelanja (ke pasar) adalah urusan suami. Belanja? Iya. Ke pasar tradisional? Ya iya lah. Kalau cuma ke supermarket mah yang bisa juga banyak. Di rumah kami, …
Baca SelengkapnyaMetafor dalam Kasih Sayang, Oleh: UU Hamidy
Metafor mempunyai dua sisi. Pada satu sisi dia memberikan perlambangan sedangkan pada sisi yang satu lagi diberikannya kiasan. Oleh sifatnya yang demikian, metafor memberikan kepada kita sesuatu yang ganda. Dia tidak hanya sekedar menunjukkan, tetapi juga memberikan hubungan antara sesuatu …
Baca SelengkapnyaPAKET BUKU BUDAYA MELAYU UU HAMIDY
Dapatkan harga istimewa untuk buku-buku karya UU Hamidy. Paket komplit budaya Melayu, 50 buku hanya Rp7,5 juta. Dapat 50 buku (dari 62 buku karya UU Hamidy). Cocok untuk pelengkap perpustakaan pribadi maupun instansi. Daftar 50 buku tersebut adalah (harga normal) …
Baca SelengkapnyaBukan Saya Orangnya ; Nukilan Peristiwa dengan Dunia Melayu, UU Hamidy, Bilik Kreatif, 2021
Dengan rahmat dan kehendak Allah saya mendapat peluang mempelajari dan meneliti dunia Melayu dengan menampilkan lebih dari 50 buku. Ini adalah nikmat Allah yang benar-benar tidak pernah saya bayangkan dalam kehidupan saya. Dari seorang budak Melayu yang bodoh, bunyi burung …
Baca SelengkapnyaMerintang Hari Puasa, Oleh: Purnimasari
Puasa pertama seperti hari ini senantiasa mengingatkan pada setangkai kenangan masa kecil ketika bulan Ramadhan tempo doeloe. Sudah tentu di Pekanbaru. Hati orangtua mana yang takkan membuncah bahagia jika si cahaya mata berazam mau puasa penuh untuk pertama kalinya? Ikhtiar …
Baca SelengkapnyaBuku Santapan Rohani Ramadhan, Oleh: Purnimasari
Anak milenial mungkin tak pernah tau buku ini. Jangankan tau, mendengar namanya saja pun mungkin sudah tak pernah. Padahal, inilah salah satu buku paling sakral pada masanya : Buku Santapan Rohani Ramadhan. Buku ini, Kawan, sungguh hebat bukan buatan. Dia …
Baca SelengkapnyaGelar Antropologis; Cara Unik Berkomunikasi di Rantau Kuantan, Oleh: Purnimasari
What’s in a name? Kata William Shakespeare. Apalah arti sebuah nama. Tapi ternyata nama penting juga gunanya. Jika tak ada nama, bagaimana kita memanggil seseorang atau sesuatu? Dalam belantara nama ada pula dikenal gelar, julukan, nama lain ataupun alias. Itu …
Baca SelengkapnyaFotografer Anti Pencitraan, Oleh: Purnimasari
Bekerja sebagai peneliti membuat lelaki itu punya dua amunisi andalan: tustel dan tape perekam. Dua benda itu memang sangat membantunya dalam menulis buku-buku yang kemudian diterbitkan. Tapi, dua alat itu juga punya kegunaan lain untuk keluarga. Dengan tustel Canon-nya, lelaki …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena