Pekanbaru, Ahad 25 Oktober 1997 Bung TA Sakti yang tekun dan kreatif, Saya sudah menerima sejumlah karya Bung, berupa bermacam alih tulis naskah-naskah lama Aceh, yang semuanya cukup menarik. Jika Bung suka mendengar pertimbangan dari saya, maka saya kira alangkah …
Baca SelengkapnyaKetakwaan Orang Melayu, Oleh: UU Hamidy
Bagaimana kadar agama Islam dengan manifestasi ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dengan nama Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dalam kehidupan pribadi dan kehidupan sosial budaya orang Melayu, telah memberikan semacam tesis, betapa agama samawi itu telah dipergunakan untuk pembentukan pandangan …
Baca SelengkapnyaPerkara yang Amat Mendesak dalam Pembinaan dan Pemeliharaan Bahasa Indonesia, Oleh: UU Hamidy
Upaya untuk membina dan memelihara bahasa Indonesia telah dilakukan demikian rupa. Paling kurang sudah ada dua lembaga yang diberi amanah untuk melakukan hal itu. Pertama, Lembaga Bahasa Nasional (LBN); ke dua, Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Berbagai usaha dan tindakan …
Baca SelengkapnyaAsimilasi Melayu dengan Bugis dan Banjar di Riau, Oleh: UU Hamidy
Jika kita memandang orang Melayu sebagai salah satu belahan suku bangsa dalam masyarakat Melayu-Polinesia (Austronesia) di Nusantara ini, maka dalam kesejarahannya puak Melayu Riau telah menerima dengan baik beberapa suku lainnya, terutama yang amat penting dalam pembicaraan ini adalah orang …
Baca SelengkapnyaSurat-surat UU Hamidy kepada TA Sakti di Aceh (6)
Pekanbaru, 26 November 1996 Bung TA Sakti yang baik, Surat dan kiriman Bung telah sampai kepada saya. Begitu juga tulisan lainnya. Karya dan tulisan lainnya itu telah memberi tanda bahwa Bung punya kemampuan yang memadai. Tidak saya katakan mempunyai kemampuan …
Baca SelengkapnyaMasalah-masalah UIR Harus Diselesaikan dengan Persaudaraan Kaum Muslimin
Saya berkenalan dengan Pak Rawi Kunin, pertama-tama tentu sebagai sesama dosen di Universitas Islam Riau (UIR). Ia memberi kuliah di Fakultas Hukum dan saya orang pertama di Fakultas Hukum yang memberi mata kuliah Ilmu Budaya Dasar. Dalam pergaulan kami pernah …
Baca SelengkapnyaGanti Rugi Atas Kerusakan Hutan Tanah Melayu, Oleh: UU Hamidy
Kerusakan Hutan oleh Ladang Gambir Tauke-tauke China dan Hak Orang Melayu atas Tanah Paya untuk Tanaman Mengkuang dan Rumbia dalam Kerajaan Riau-Lingga PLAKAT NO 4 Bahwa kita Sri Paduka Yang Dipertuan Muda Riau dan Lingga dengan segala daerah takluknya yaitu …
Baca SelengkapnyaKearifan Puak Melayu Riau Menjaga Lingkungan Hidup (Bagian 1), Oleh: UU Hamidy
Sistem budaya masyarakat Melayu di Riau mempunyai muatan yang cukup baik untuk mengelola lingkungan dengan gaya yang harmonis. Dalam sistem budaya orang Melayu di Riau bisa terbaca dengan jelas bagaimana nilai-nilai budaya mereka memberi pedoman dan arah, agar lingkungan dapat …
Baca SelengkapnyaKearifan Puak Melayu Riau Menjaga Lingkungan Hidup (Bagian 2), Oleh: UU Hamidy
Orang Melayu tradisional telah memperlakukan alam bagaikan manusia, sehingga ada sentuhan emosi dalam hubungan manusia dengan alam. Baik enau maupun padi telah diperlakukan sebagai perempuan. Enau telah ditetek (diolah tandannya) sehingga menghasilkan air enau yang disebut air niro. Air niro …
Baca SelengkapnyaKeanehan Umat Islam, Oleh: UU Hamidy
Pada awalnya agama Islam telah mengejutkan bangsa Arab jahiliyah. Ini terjadi, karena Islam telah muncul melalui penampilan penganutnya dengan perbedaan yang amat mendasar dari pengalaman mereka selama itu. Karena itu tidak heran, jika Arab jahiliyah telah memandang kehadiran Islam melalui …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena