Pekanbaru, Jum’at 10 Agustus 2007 Bung TA Sakti, Surat Bung tanggal 5 Agustus telah saya terima. Kalau memang tulisan saya yang bertajuk “Aceh Gudang Hikayat Nusantara” belum dimuat karena yang saya berikan lapis kedua, bukan lapis pertama, maka dengan ini …
Baca SelengkapnyaBayang-bayang Orang Melayu dalam ‘’Percobaan Setia’’ Soeman Hs (Bagian 2), Oleh: UU Hamidy
2. Percobaan Setia di Hadapan Roman Lainnya Percobaan Setia karangan Soeman merupakan satu di antara roman beliau yang paling memenuhi syarat untuk disebut sebagai roman. Jika kita bertolak dari konsep roman sebagai gambaran kehidupan yang meliputi sebagian besar peristiwa kehidupan …
Baca SelengkapnyaBayang-bayang Orang Melayu dalam ‘’Percobaan Setia’’ Soeman Hs (Bagian 1), Oleh: UU Hamidy
Lintasan Riwayat Dari lima karya kreatif imajinatif Soeman Hs : Kasih Tak Terlarai, Percobaan Setia, Mencari Pencuri Anak Perawan, Tebusan Darah dan Kawan Bergelut, boleh dikatakan, semuanya telah merekam kehidupan puak Melayu di Riau, khasnya puak Melayu di sekitar Selat …
Baca SelengkapnyaPenyakit Tidak Membunuh, Obat Tidak Menyembuhkan, Oleh: UU Hamidy
Sesuai dengan ajaran Islam maka orang Melayu di Riau memandang kematian sebagai perjalanan menuju hadirat Ilahi. Dalam pandangan orang Melayu, sebagaimana sering dibentangkan dalam berbagai karya sastra Melayu, akhirat adalah masa depan yang hakiki. Karena itulah dunia kadangkala dikiaskan sebagai …
Baca SelengkapnyaKonsep Agama Wahyu dalam Kebudayaan, Oleh: UU Hamidy
Sampai saat ini, para ahli antropologi budaya hanya memandang perilaku sebagai pangkal daripada ujud budaya, sehingga dari sudut perilaku itu mereka pandang tidak ada perbedaan yang prinsip antara kegiatan beribadah (menyembah Tuhan menurut ketentuan agama) dengan beramal (melakukan berbagai kegiatan …
Baca SelengkapnyaSurat-surat UU Hamidy kepada TA Sakti di Aceh (11)
Pekanbaru, 13 Juli 2007 Bung TA Sakti yang baik, Saya telah menerima surat Bung bertanggal 9 Juli 2007 serta kiriman lainnya, terutama suratkabar Serambi Indonesia yang memuat tulisan saya “Aceh sebagai Pusat Bahasa Melayu” pada Ahad 8 Juli 2007. Terima …
Baca SelengkapnyaKarya Budaya Hanya untuk Tumpangan Hidup, Belum Tentu Dapat Ditumpangi untuk Kematian, Oleh: UU Hamidy
Potensi budaya manusia telah dapat memenuhi keperluan hidup manusia dalam bidang obyektif, etik dan estetik. Jika kita balik kepada konsep budaya sebagai amanah Tuhan, jelas sekali kebudayaan manusia belum mampu sepenuhnya memberikan kebenaran, akhlak dan kehalusan hati kepada manusia. Segala …
Baca SelengkapnyaSurau; Jejak Adat Bersendi Syarak Masyarakat Melayu, Oleh: UU Hamidy
Allah Maha Suci, Maha Kuasa, Maha Bijaksana lagi Maha Perkasa telah menciptakan langit dan bumi serta seisinya dengan tujuan yang benar, tidak main-main. Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, bertasbih memuji Allah sepanjang waktu, taat …
Baca SelengkapnyaSurat-surat UU Hamidy kepada TA Sakti di Aceh (10)
Pekanbaru, Jum’at 8 Juni 2007 Bung TA Sakti yang baik, Salam buat Bung sekeluarga, kiranya taufik (petunjuk) dan hidayah (kelapangan) selalu tercurah kepada Bung, dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang menentukan segala-galanya di jagad raya ini. Saya menerima kiriman Bung …
Baca SelengkapnyaSurat-surat UU Hamidy kepada TA Sakti di Aceh (9)
Pekanbaru, 16 Januari 2007 Bung TA Sakti yang baik, Surat dan kiriman Bung telah saya terima pada hari Senin 15 Januari 2007. Dari kiriman Bung itu saya merasa lapang dada, betapa Bung telah menjadi seorang sastrawan yang handal, bahkan lebih …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena