Allah Yang Maha Perkasa telah menegaskan dalam Alquran, kitab pedoman hidup umat manusia, yang hak niscaya menghancurkan yang batil. Janji Allah ini sekarang semakin jelas. Lihatlah hukum dalam demokrasi sekuler, telah kandas tak berdaya menyelesaikan perkara kehidupan umat manusia. Sementara …
Baca SelengkapnyaJika Suatu Negeri, Oleh: UU Hamidy
Umat manusia yang berada si bawah tempurung demokrasi sekuler sangat tergoda oleh kesenangan hidup dunia. Untuk mendapatkan kesenangan dunia yang palsu itu, manusia yang sombong lagi pembangkang ini telah mempergunakan akal pikirannya membuat berbagai teknologi untuk memperoleh kesejahteraan. Tetapi meskipun …
Baca SelengkapnyaBerbuat Maksiat dengan Sungguh-sungguh, Oleh: UU Hamidy
Mengapa umat Islam jatuh hina dewasa ini dan orang kafir memegang kendali dunia, telah dijawab oleh kata kunci dalam Alquran, kitab pedoman hidup umat manusia dan pembuka rahasia alam semesta. Dalam Surah Maryam ayat 83 ditegaskan yang artinya: ‘’Tidakkah kamu …
Baca SelengkapnyaKuntu Turaba, Oleh: UU Hamidy
Allah Maha Pencipta telah menciptakan manusia dari setetes air yang hina. Tapi manusia yang tidak menyadari hakikat penciptaannya telah menjadi penantang yang nyata. Manusia yang demikian tidak hanya sebatas menolak kebenaran wahyu Allah Yang Maha Bijaksana, tetapi malah sampai mencela …
Baca SelengkapnyaSigai Mencari Enau, Oleh: UU Hamidy
Allah Yang Maha Bijaksana dengan Utusan-Nya Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam telah menyampaikan kepada umat manusia bahwa tak ada satupun yang diciptakan-Nya dengan main-main atau sia-sia. Hal ini terbukti setelah pengetahuan dengan ilmu dan teknologi, manusia dapat meneroka berbagai ciptaan …
Baca SelengkapnyaBerempat Makan di Dulang, Oleh: UU Hamidy
Berempat makan di dulang adalah budaya Melayu yang telah melarutkan Syariah Islam dalam kehidupan puak Melayu di Riau dan juga rantau Melayu lainnya. Budaya ini memberi bukti bahwa seorang muslim mengutamakan persaudaraan seiman dalam pergaulan sosial. Dengan budaya ini, tidak …
Baca SelengkapnyaJihad Rusydiah Klab Melawan Belanda di Riau, Oleh: UU Hamidy
Banyak orang yang memandang enteng terhadap Riau, karena Riau dengan kekayaan sumber daya alamnya yang melimpah telah diperlakukan sebagai padang perburuan. Bahkan, seorang presiden republik ini dengan ringan lidah mengatakan ‘’Riau tak ada apa-apanya’’. Demikianlah masyarakat demokrasi sekuler yang tidak …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena