1. Serpihan Sejarah Cerpen ‘’Cinta Ibu’’ karangan Hary B Kori’un setelah dibaca dengan saksama dapat membangkitkan minat kita untuk merenung lebih jauh dan mendalam. Kita seakan diajaknya untuk menghayati bagaimana larutan perasaan cinta yang telah disemaikan oleh Tuhan dalam hati …
Baca SelengkapnyaSyair Burung Nuri; Cinta yang Kandas, Oleh: UU Hamidy
Cinta dan Puisi Syair dan juga hikayat dalam dunia Melayu Nusantara sebagian telah digubah berdasarkan peristiwa nyata dalam kehidupan. Hanya saja, karena sudah dalam bentuk karangan seni yang dijalin dengan kekuatan imajinasi, maka gambaran yang dipantulkannya lebih mengutamakan nilai estetik …
Baca SelengkapnyaRahasia Penciptaan dalam Cerpen ‘’Menjadi Kutu’’ Karangan Muhammad Amin MS, Oleh: UU Hamidy
1. Kutu dalam Budaya Melayu Kutu sepintas lalu hanya sejenis serangga yang sepele. Kutu bukanlah makhluk perkasa seperti binatang buas, yang harus dihadapi dengan tenaga yang kuat. Dengan memakai kuku, kita dapat menindasnya dengan mudah. Banyak orang yang tidak tahu, …
Baca SelengkapnyaAdab Bicara Tradisi Melayu, Oleh: UU Hamidy
Allah Maha Lembut, Maha Halus lagi Maha Teliti dan Maha Bijaksana telah mencatat segala sesuatu yang ada dan terjadi di jagad raya ini dalam kitab yang terpelihara yakni Lauh Mahfuz. Tiap manusia diawasi segala perbuatannya oleh malaikat dan dicatat dengan …
Baca SelengkapnyaLiang Lahat dalam Kumpulan Sajak Menuju Ruang Kosong Menjemput Firman Karya Taufik Effendi Aria, Oleh: UU Hamidy
1. Penyair Arus Sebatang Kara Pada tahun 1970-an — hampir 40 tahun yang silam — kalau kita mengunjungi pertunjukan kesenian, terutama pembacaan puisi dan drama, kita dengan mudah menjumpai lima orang penyair besar di Pekanbaru, yakni Ibrahim Sattah, Idrus Tintin, …
Baca SelengkapnyaNyanyi Panjang Balam Ponganjuw; Versi Malin Deman dari Petalangan, Oleh: UU Hamidy
1. Cerita Malin Deman Ada dua cerita rakyat yang luas geografi khalayaknya di Nusantara. Pertama, cerita Malin Kundang, yang kedua cerita Malin Deman. Malin Kundang punya khalayak di Minangkabau, yang sekarang disebut Sumatera Barat. Batu kapal Malin Kundang dapat disaksikan …
Baca SelengkapnyaSoeman Hs Tokoh Sastra dan Budaya, Oleh: UU Hamidy
1. Pendahuluan Kehidupan seseorang dalam pusaran nasibnya yang berubah silih berganti, pada prinsipnya sama dengan suatu sistem jagad raya itu sendiri. Setiap kehidupan sebagai suatu bagian dari kehidupan masyarakat, dapat disamakan dengan suatu sistem sebuah planet –di mana dapat dilihat …
Baca SelengkapnyaBeberapa Catatan Mengenai Panggilan dalam Keluarga di Indonesia, Oleh: UU Hamidy
Dua panggilan dalam keluarga yang sangat utama dalam keluarga di Indonesia ialah bapak dan ibu. Sejak kapan penggilan itu mulai dipakai, sehingga akhirnya dirasakan sebagai milik bangsa Indonesia, sukarlah ditentukan dengan pasti. Masalah ini sudah lama larut dalam arus pertumbuhan …
Baca SelengkapnyaHasan Junus ‘’Pena yang Tak Kunjung Kering’’ Telah Berangkat Tanpa Beban, Oleh: UU Hamidy
Hasan Junus pengarang Riau yang piawai telah berangkat menghadap Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang pada Sabtu, 31 Maret 2012. Dia telah berangkat dalam keadaan tenang dan damai. Hasan Junus mendapat julukan Pena yang Tak Pernah Kering karena dialah …
Baca SelengkapnyaBagaimana Budak-budak Melayu Dibesarkan, Oleh: UU Hamidy
Hampir tak ada beda perlakuan pihak ibu-bapa kepada anaknya, apakah lelaki atau perempuan. Anak lelaki dan perempuan relatif sama saja. Biasanya orang Melayu merasa tidak bahagia jika tidak mempunyai anak lelaki dan perempuan. Jika baru hanya punya anak lelaki atau …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena