Bung TA Sakti yang disegani, Surat Anda bertanggal 12 Juni 1408 telah saya terima pada tanggal 17 Juni 1408. Mungkin saja surat Bung tidak hilang, tapi memang sampailah kepada saya. Oleh beberapa urusan kehidupan, saya mungkin lupa membalas surat itu …
Baca SelengkapnyaPertarungan Hidup dalam Cerita Kancil, Oleh: UU Hamidy
Sungguh menarik bagaimana pertarungan hidup dalam cerita kancil. Pertarungan hidup itu terkesan menarik, bukan karena penampilan yang garang, bengis dan sadis dalam rangkaian peristiwa cerita. Tetapi oleh cara cerita menyajikan pertarungan itu, dalam suasana hidup yang sederhana yang kadangkala membangkitkan …
Baca SelengkapnyaBayangan Orang Mukmin dalam Gurindam Duabelas Karya Raja Ali Haji, Oleh : UU Hamidy
Raja Ali Haji telah memainkan peranan dalam hidupnya pada berbagai dimensi kehidupan. Beliau seorang bangsawan Kerajaan Riau-Lingga, pengarang tata bahasa Melayu pertama dari puak Melayu, penulis sejarah yang teliti, penulis kitab hukum, penasehat yang jujur terhadap raja-raja Riau dan pengarang …
Baca SelengkapnyaTolong-menolong Orang Kaya dengan Orang Miskin dalam Adat Bersendi Syarak, Oleh : UU Hamidy
Allah Ta’ala yang berhak diibadahi dengan benar menciptakan manusia beragam suku bangsa agar saling mengenal, yang terbaik di antara mereka adalah yang paling takwa. Allah Yang Maha Kaya juga memberikan rezeki yang berbeda agar manusia menyadari kebesaran Allah sehingga tunduk …
Baca SelengkapnyaJenis Kayu Sialang, Oleh : UU Hamidy
Karena sialang dapat diartikan sebagai kayu besar tinggi yang dipakai oleh lebah untuk bersarang, maka ternyata apa yang disebut pohon atau kayu sialang tidaklah hanya merupakan satu jenis saja. Di daerah petalangan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau paling kurang …
Baca SelengkapnyaSurat-surat UU Hamidy kepada TA Sakti di Aceh (2)
Pekanbaru, 19 November 1983 Bung TA Sakti, Saya kembali menerima surat Bung pertengahan bulan ini. Meskipun saya cukup sibuk; pertama menyiapkan bahan-bahan untuk pembahasan Tradisi Johor Riau dalam Hari Sastera ‘83 nanti di Johor Baharu 10-13 Desember, tugas akademis yang …
Baca SelengkapnyaSurat-surat UU Hamidy kepada TA Sakti di Aceh (1)
Seulas Pinang : Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bertepatan peringatan Isra’ Mi’raj, Sabtu 27 Rajab 1431 H/27 Apam 1431/10 Juli 2010 M, mulai hari ini saya postingkan surat-surat Bapak UU Hamidy kepada saya sejak 1403 H/1983 M sampai dengan 1429 H/2008 M. …
Baca SelengkapnyaSemangat lslam dalam Tradisi Melayu, Oleh: UU Hamidy
Allah Maha Kuasa, Maha Pencipta, Maha Pengatur lagi Maha Pemelihara yang punya 99 nama-nama indah telah menurunkan Alquran petunjuk bagi orang yang bertakwa, agar manusia hanya beribadah dengan benar kepada-Nya saja. Allah tidak perlu sekutu. Dialah yang awal Dialah yang …
Baca SelengkapnyaPandangan Tradisional Melayu terhadap Negara, Oleh: UU Hamidy
Allah Maharaja Umat Manusia pada Hari Kemudian telah menurunkan Alquran, kitab yang tiada diragukan kebenarannya. Untuk memahami Alquran, Allah Yang Maha Bijaksana, memberi manusia mata, telinga dan hati. Bagaimana memakai mata, telinga dan hati untuk memahami Alquran agar menjadi panduan …
Baca SelengkapnyaOrang Buta dan Dua Macam Seniman Melayu di Riau, Oleh: UU Hamidy
Dalam bidang sastera, masyarakat Melayu di Riau membedakan antara seniman sebagai orang yang mengarang atau menggubah suatu karya dengan seniman yang hanya sekadar menampilkan karya itu dalam realisasi yang artistik. Seniman yang menggubah karya sastera disebut sebagai ‘’pengarang’’, sedangkan seniman …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena