Semakin tua dunia, semakin banyak hal yang terbalik. Mari kita lihat keganjilan itu dari satu sisi saja. Pada awal kelahiran Islam dengan Nabi Muhammad sebagai pemegang teraju umat, diikuti oleh para sahabat serta pemimpin Islam yang cemerlang seperti Umar Abdul …
Baca SelengkapnyaMartir, Oleh: Purnimasari
Orang-orang kecil sejatinya punya banyak andil dalam kehidupan orang-orang besar. Lumpur Lapindo yang mengazab warga Sidoarjo sedikit banyak punya andil dalam kerajaan bisnis Grup Bakrie. Tanah ulayat dalam bentuk rimba simpanan telah habis dilanyau HPH dan HTI yang telah membesarkan …
Baca SelengkapnyaHukum yang Tidak Menghukum, Oleh: Purnimasari
Banyak orang memandang hukum sebagai tindak balas terhadap kejahatan yang dilakukan oleh pelaku kejahatan. Hal itu sebenarnya tidak memadai. Hukuman sebenarnya justru untuk memelihara orang baik-baik dari kejahatan atau malapetaka. Itulah sebabnya orang Melayu membuat pepatah ‘’tangan mencencang, bahu memikul’’. …
Baca SelengkapnyaSemokel, Oleh: Purnimasari
Riau telah jadi sejarah tua dunia semokel (penyeludupan) karena berdekatan dengan sarangnya, Singapura. Zaman dahulu, Negeri Temasek (Kota Laut) itu telah menjadi pusat semokel karena menjadi pelabuhan bebas. Karenanya, barang yang masuk maupun keluar dari Negeri Singa itu tidak dikenai …
Baca SelengkapnyaNilai Kejahatan, Oleh: Purnimasari
Jika para maling sendal justru tertunduk malu tak sanggup memperlihatkan wajah, para tersangka koruptor justru tersenyum melambaikan tangan bak bintang iklan. Ketika para pelaku kejahatan lainnya kerap diseret dalam keadaan sekarat, para koruptor malah masih berani tampil mewah di depan …
Baca SelengkapnyaMempertahankan Masa Silam ala Pejabat, Oleh: Purnimasari
Beberapa tahun belakangan, kita kerap menemukan pejabat atau orang yang dekat dengan kekuasaan membuat buku. Baik buku itu ditulis sendiri maupun dituliskan oleh orang lain. Pertanda apa gejala ini? Itu setidaknya memiliki lima alasan. Pertama, soal umur. Pejabat akhirnya sadar …
Baca SelengkapnyaTapak Lapan, Oleh: Purnimasari
Mata yang paling ‘kaya’ adalah matapencaharian. Sebab itu, orang yang tak punya mata pencaharian segera akan bangkrut. Inilah yang sekarang banyak dikhawatirkan orang karena lingkungan telah binasa sementara perekonomian pun tak bermaya. Dalam ruang lingkup matapencaharian tradisional, khususnya berkebun, punca …
Baca SelengkapnyaMeneroka Tradisi Pacu Jalur di Rantau Kuantan; Menjual Ayam Mengeram, Oleh: Purnimasari
Taaarrrrrrrr. Bunyi bedil menggelegar membahana memecah angkasa. Segera setelah itu, dua buah jalur pun saling berpacu. Tukang tari dengan pakaian bak orang kerajaan unjuk kebolehan meliuk-liuk dan menggoyang-goyangkan badan di atas luan (bagian depan) jalur. Tukang timbo ruang (menimba air …
Baca SelengkapnyaSenarai Karya UU Hamidy
Dalam berbagai kesempatan kami kerap menerima pertanyaan, ‘’Apa buku Pak UU yang terbaru?’’, ‘’Sudah berapa jumlah buku Pak UU?’’, atau ‘’Di mana kami bisa membeli buku-buku Pak UU?’’ Sebenarnya, jika membuka laman Bilik Kreatif ini, Anda dapat mengetahui jawaban dari …
Baca SelengkapnyaMemukul Sarang Tabuhan, Oleh: Purnimasari
Jika ada hewan yang paling seksi, mungkin tabuhan adalah salah satu di antaranya. Dengan pinggang ramping yang mengecil indah bak biola di tengah tubuhnya, serangga terbang menyengat bergenus Vespa ini cukup unik. Beberapa spesies memiliki warna yang indah dan sangat …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena