Seulas Pinang : Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bertepatan peringatan Isra’ Mi’raj, Sabtu 27 Rajab 1431 H/27 Apam 1431/10 Juli 2010 M, mulai hari ini saya postingkan surat-surat Bapak UU Hamidy kepada saya sejak 1403 H/1983 M sampai dengan 1429 H/2008 M. …
Baca SelengkapnyaSemangat lslam dalam Tradisi Melayu, Oleh: UU Hamidy
Allah Maha Kuasa, Maha Pencipta, Maha Pengatur lagi Maha Pemelihara yang punya 99 nama-nama indah telah menurunkan Alquran petunjuk bagi orang yang bertakwa, agar manusia hanya beribadah dengan benar kepada-Nya saja. Allah tidak perlu sekutu. Dialah yang awal Dialah yang …
Baca SelengkapnyaBukan Saya Orangnya, Oleh: Purnimasari
Pada tahun 1985 dibentuklah lembaga Bina Mulia Bahasa dan Budaya Melayu oleh Universitas Riau untuk memberikan penelitian dan pembinaan terhadap bahasa dan budaya Melayu. UU Hamidy ditunjuk menjadi ketua didampingi oleh beberapa dosen lainnya. Dia membuat rancangan kegiatan untuk 25 …
Baca SelengkapnyaMalapetaka Terbesar, Oleh: UU Hamidy
Allah tiada Tuhan yang berhak diibadahi selain Dia, yang bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan bumi, yang memegang kerajaan langit dan bumi, yang mempunyai 99 nama sanjungan yang indah, yang menciptakan serta mengatur alam semesta dan seisinya, telah …
Baca SelengkapnyaIlustrasi Keadilan dalam Adat Bersendi Syarak, Oleh: UU Hamidy
Allah Maha Pencipta, Maha Pemelihara, Maha Pengatur lagi Maha Bijaksana berulang-ulang dalam Alquran memerintahkan kepada umat manusia supaya berbuat adil. Dan jalan menegakkan keadilan itu ialah dengan memakai hukum Allah yang dibentangkan dalam Al Qur’an serta panduan as-Sunnah dari Utusan …
Baca SelengkapnyaDemokrasi sebagai Panglima, Oleh: UU Hamidy
Allah Subhanahu Wa Ta’ala maharaja umat manusia, bertasbih apa yang ada di langit dan di bumi kepada-Nya. Dia-lah yang berhak diibadahi, Dia tidak lalai apalagi tidur, Dia selalu mengurus makhluk-Nya. Karena itu, segala sesuatu bergantung kepada kudrat dan iradat Allah. …
Baca SelengkapnyaPandangan Tradisional Melayu terhadap Negara, Oleh: UU Hamidy
Allah Maharaja Umat Manusia pada Hari Kemudian telah menurunkan Alquran, kitab yang tiada diragukan kebenarannya. Untuk memahami Alquran, Allah Yang Maha Bijaksana, memberi manusia mata, telinga dan hati. Bagaimana memakai mata, telinga dan hati untuk memahami Alquran agar menjadi panduan …
Baca SelengkapnyaPergam Disangka Harimau, Oleh: Purnimasari
Allah Yang Maha Pencipta Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana menciptakan bumi dan langit serta seisinya. Masing-masing ciptaan itu diberi nama untuk dikenal dan diketahui. Maka walaupun seluruh laut jadi tinta dan ranting kayu jadi pena niscaya tidak akan tertuliskan segala …
Baca SelengkapnyaOrang Buta dan Dua Macam Seniman Melayu di Riau, Oleh: UU Hamidy
Dalam bidang sastera, masyarakat Melayu di Riau membedakan antara seniman sebagai orang yang mengarang atau menggubah suatu karya dengan seniman yang hanya sekadar menampilkan karya itu dalam realisasi yang artistik. Seniman yang menggubah karya sastera disebut sebagai ‘’pengarang’’, sedangkan seniman …
Baca SelengkapnyaMenumbai sebagai Kata Kunci Kebudayaan, Oleh: UU Hamidy
Membicarakan suatu kegiatan budaya seperti menumbai (upacara mengambil madu lebah) akan merupakan suatu kajian yang mempelajari aspek-aspek manusia atau kelompok masyarakat tertentu dalam hubungannya dengan alam pikiran, perasaan dan cara mereka memandang alam. Kajian serupa itu lazim disebut sebagai kajian …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena