Meskipun para ulama atau pengarang di Riau telah mempunyai perhatian yang begitu besar terhadap karya tulis paling kurang sejak abad ke-19, tetapi bidang kehidupan lainnya juga tidak mereka abaikan. Mereka juga melihat hubungan antara berbagai sektor kehidupan seperti siasat (politik) …
Baca SelengkapnyaMetode Dakwah untuk Masyarakat Terasing
Realitas telah memberi PETUNJUK, bahwa dalam PENDEKATAN AWAL, terhadap masyarakat tradisional (apalagi masyarakat yang masih sederhana seperti masyarakat terasing), METODE DAKWAH yang bersifat LOGIS-RASIONAL, KURANG DAPAT DITERIMA. Malah dapat menimbulkan suatu sikap BERMUSUHAN. Sebaliknya, panggilan yang bersifat TAREKAT-KERUHANIAN, jauh lebih …
Baca SelengkapnyaHakikat Silat yang Sebenarnya
Jika dicari-cari, jika ditepis dan diayak, maka yang SEBENAR-BENARNYA SILAT dapat disimpulkan dengan BEBERAPA PERKATAAN SAJA, namun mempunyai MAKNA yang jauh MENGHUJAM ke dalam FITRAH manusia. Maka yang silat itu pada dasarnya ialah: Pendekar di dunia tak terikat pada dunia …
Baca SelengkapnyaPerpustakaan Kutub Khanah Marhum Ahmadi
Peranan kaum cendekiawan sudah lama juga menjadi perhatian oleh raja-raja Riau atau Yang Dipertuan Kerajaan Riau. Tapi baru Raja Muhammad Yusuf al-Ahmadi –Yang Dipertuan Muda Riau ke-X (1858-1899) – yang benar-benar memperhatikannya. Untuk kepentingan itu, dia telah MENDIRIKAN SEBUAH PERPUSTAKAAN …
Baca SelengkapnyaBenarkah Orang Melayu Pemalas?
Tudingan orang Melayu sebagai pemalas sebenarnya TIDAK SELALU TEPAT kepada sasarannya. Memang harus diakui, di mana-mana muka bumi ini, manusia yang malas akan selalu ada. Tapi yang penting di sini bukan soal malas itu. Banyak di antara warga masyarakat memang …
Baca SelengkapnyaMigrasi Orang Kuantan ke Malaysia
Orang Rantau Kuantan, Riau telah merantau ke Malaysia (yang dulu mereka sebut Malaya) paling kurang semenjak abad ke-19, bahkan semasa Portugis di Malaka, kabarnya juga sudah mulai dalam jumlah yang terbatas. Tetapi gelombang yang paling besar dari migrasi dan perantau …
Baca SelengkapnyaKuantan Bukan Kuantan Bak Kini
Kuantan bukan Kuantan bak kini Sungai korua daulunyo Jantan bukan panyogan bak kini Jantan paomua daulunyo Kampar bukan Kampar bak kini Sungai dore daulunyo Kampar bukan palapar bak kini Urang babore daulunyo Batangari bukan Batangari bak kini Sungai nan jonie …
Baca SelengkapnyaLadang Amal dan Medan Ujian
Ini semua harus DISADARI oleh insan yang telah menjadikan Alquran dan Assunnah menjadi pedoman hidup. Menempuh jalan hidup siratal mustaqim dengan BERPEGANG TEGUH pada syariah Islam. Itulah hukum yang benar-benar SESUAI dengan fitrah manusia yang dapat menyelamatkan dirinya dari dunia …
Baca SelengkapnyaMalang, Tergelincir dan Jatuh
Kehidupan memberi TANDA manusia bernasib MALANG karena LEBIH MEMENTINGKAN budaya daripada agama. Ini terjadi karena godaan dunia terhadap hawa nafsu begitu besar. Manusia yang semula lahir dalam keadaan fitrah, kemudian TERGELINCIR karena lebih mengutamakan akalnya daripada wahyu Allah Yang Maha …
Baca SelengkapnyaPengarang yang Memiliki Medan Magnet Spiritual
Membaca karangan para pengarang Melayu yang CEMERLANG lagi PIAWAI ini, kita dapat memperoleh berbagai keterangan, data, gagasan serta ide maupun pemikiran untuk MENGARANG. Tapi tidak hanya itu. Karangan mereka ternyata memberikan PESAN-PESAN KEBENARAN, sehingga makin jauh dibaca, kita akan DITARIK …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena