Home / Jenawi (page 3)

Jenawi

Kata-kata bernas yang disarikan dari karya-karya UU Hamidy…

Syarikat Dagang Ahmadi dan Al Ahmadiah Press

Meskipun para ulama atau pengarang di Riau telah mempunyai perhatian yang begitu besar terhadap karya tulis paling kurang sejak abad ke-19, tetapi bidang kehidupan lainnya juga tidak mereka abaikan. Mereka juga melihat hubungan antara berbagai sektor kehidupan seperti siasat (politik) …

Baca Selengkapnya

Metode Dakwah untuk Masyarakat Terasing

Realitas telah memberi PETUNJUK, bahwa dalam PENDEKATAN AWAL, terhadap masyarakat tradisional (apalagi masyarakat yang masih sederhana seperti masyarakat terasing), METODE DAKWAH yang bersifat LOGIS-RASIONAL, KURANG DAPAT DITERIMA. Malah dapat menimbulkan suatu sikap BERMUSUHAN. Sebaliknya, panggilan yang bersifat TAREKAT-KERUHANIAN, jauh lebih …

Baca Selengkapnya

Hakikat Silat yang Sebenarnya

Jika dicari-cari, jika ditepis dan diayak, maka yang SEBENAR-BENARNYA SILAT dapat disimpulkan dengan BEBERAPA PERKATAAN SAJA, namun mempunyai MAKNA yang jauh MENGHUJAM ke dalam FITRAH manusia. Maka yang silat itu pada dasarnya ialah: Pendekar di dunia tak terikat pada dunia …

Baca Selengkapnya

Perpustakaan Kutub Khanah Marhum Ahmadi

Peranan kaum cendekiawan sudah lama juga menjadi perhatian oleh raja-raja Riau atau Yang Dipertuan Kerajaan Riau. Tapi baru Raja Muhammad Yusuf al-Ahmadi –Yang Dipertuan Muda Riau ke-X (1858-1899) – yang benar-benar memperhatikannya. Untuk kepentingan itu, dia telah MENDIRIKAN SEBUAH PERPUSTAKAAN …

Baca Selengkapnya

Benarkah Orang Melayu Pemalas?

Foto: imgrum.net

Tudingan orang Melayu sebagai pemalas sebenarnya TIDAK SELALU TEPAT kepada sasarannya. Memang harus diakui, di mana-mana muka bumi ini, manusia yang malas akan selalu ada. Tapi yang penting di sini bukan soal malas itu. Banyak di antara warga masyarakat memang …

Baca Selengkapnya

Migrasi Orang Kuantan ke Malaysia

Menara Kembar di Kuala Lumpur, Malaysia. Foto: Dokumentasi Bilik Kreatif.

Orang Rantau Kuantan, Riau telah merantau ke Malaysia (yang dulu mereka sebut Malaya) paling kurang semenjak abad ke-19, bahkan semasa Portugis di Malaka, kabarnya juga sudah mulai dalam jumlah yang terbatas. Tetapi gelombang yang paling besar dari migrasi dan perantau …

Baca Selengkapnya

Kuantan Bukan Kuantan Bak Kini

Kompang, salah satu alat transportasi rakyat di Batang Kuantan. Foto: Dokumentasi Bilik Kreatif.

Kuantan bukan Kuantan bak kini Sungai korua daulunyo Jantan bukan panyogan bak kini Jantan paomua daulunyo Kampar bukan Kampar bak kini Sungai dore daulunyo Kampar bukan palapar bak kini Urang babore daulunyo Batangari bukan Batangari bak kini Sungai nan jonie …

Baca Selengkapnya

Ladang Amal dan Medan Ujian

Ini semua harus DISADARI oleh insan yang telah menjadikan Alquran dan Assunnah menjadi pedoman hidup. Menempuh jalan hidup siratal mustaqim dengan BERPEGANG TEGUH pada syariah Islam. Itulah hukum yang benar-benar SESUAI dengan fitrah manusia yang dapat menyelamatkan dirinya dari dunia …

Baca Selengkapnya

Malang, Tergelincir dan Jatuh

Kehidupan memberi TANDA manusia bernasib MALANG karena LEBIH MEMENTINGKAN budaya daripada agama. Ini terjadi karena godaan dunia terhadap hawa nafsu begitu besar. Manusia yang semula lahir dalam keadaan fitrah, kemudian TERGELINCIR karena lebih mengutamakan akalnya daripada wahyu Allah Yang Maha …

Baca Selengkapnya

Pengarang yang Memiliki Medan Magnet Spiritual

Membaca karangan para pengarang Melayu yang CEMERLANG lagi PIAWAI ini, kita dapat memperoleh berbagai keterangan, data, gagasan serta ide maupun pemikiran untuk MENGARANG. Tapi tidak hanya itu. Karangan mereka ternyata memberikan PESAN-PESAN KEBENARAN, sehingga makin jauh dibaca, kita akan DITARIK …

Baca Selengkapnya