Home / Jenawi (page 4)

Jenawi

Kata-kata bernas yang disarikan dari karya-karya UU Hamidy…

Pengarang yang Cemerlang Lagi Piawai

Menjelang pertengahan abad ke-20, dunia Melayu melahirkan lagi dua pengarang yang CEMERLANG, yakni TUAN GURU ABDURRAHMAN SIDDIK BIN MUHAMMAD APIP dan SOEMAN HS. Tuan Guru Abdurrahman Siddik yang juga merangkap MUFTI Kerajaan Inderagiri, mengarang paling kurang TUJUH KITAB, di antaranya …

Baca Selengkapnya

Syarat Cendekiawan di Rusydiah Klab

Rusydiah Klab-lah yang memberi SYARAT, bahwa seorang cendekiawan, PALING KURANG harus bisa membuat SATU karangan. Para tokohnya antara lain Raja Ali Kelana yang telah mengarang ”Pohon Perhimpunan”, Abu Muhammad Adnan pengarang tata bahasa Melayu ”Pembuka Lidah”, Raja Aisyah Sulaiman dengan …

Baca Selengkapnya

Melayu Berjaya dengan Tradisi Mengarang

Tradisi MENGARANG telah BERJAYA dalam dunia Melayu paling kurang 500 tahun. Dimulai oleh HAMZAH FANSURI dengan ”Syair Perahu” pada ABAD KE-16, diteruskan oleh TUN SRI LANANG dengan karangannya ”Sulatus Salatin”, yang lebih dikenal dengan ”Sejarah Melayu” pada ABAD KE-17. Kemudian …

Baca Selengkapnya

Memelihara Hati sebagai Rumah Allah

Dengan memelihara hati sebagai rumah Allah, manusia mendapat PELUANG untuk mengenal Allah. Jika Allah tidak dikenal, hidup tidak punya ARTI. Hanya dengan mengenal dan menyembah Allah, hidup manusia mempunyai makna… (Rahasia Penciptaan, UU Hamidy)

Baca Selengkapnya

Dunia sebagai Batu Asah

Memperhatikan diri dan memandang dunia dengan BERLEBIHAN, hanya membuat sang hamba semakin lalai mengingat Tuhannya. Padahal sang diri harus memperlakukan dunia sebagai BATU ASAH, agar dapat memiliki hati yang jernih yang akan menjadi RUMAH Allah… (Rahasia Penciptaan, UU Hamidy)

Baca Selengkapnya

Membaca Quran Memberi Sentuhan Ruhani

Membaca Al-Qur’an benar-benar dapat memberi SENTUHAN RUHANI yang mendalam. Betapa tidak, Qur’an sebagai mukjizat Nabi Muhammad Saw yang terbesar, juga dapat memberikan SEMANGAT qur’ani terhadap pembacanya. Ini terjadi karena meskipun dalam redaksinya Qur’an ditujukan kepada Nabi Muhammad Saw, tetapi SASARAN …

Baca Selengkapnya

Bingkai Budaya Melintasi Geografi Politik

Maka BINGKAI budaya yang terpelihara dapat MELINTASI geografi politik, sehingga antar pendukung budaya yang sama, dapat merasakan suatu persaudaraan. Itulah yang bisa berlaku pada jagad Melayu. Dengan bingkai budaya Melayu yang terpelihara di rantau Selat Melaka, penduduk kawasan itu mendapat …

Baca Selengkapnya

Manusia Merasa Terpisah Oleh Budaya

PERSAUDARAAN BUDAYA terasa semakin penting, karena manusia ternyata tidak lagi TERSEKAT oleh tanah dan air yang telah menjadi peta geografi politik. Manusia rupanya MERASA TERPISAH oleh budaya… (Jagad Melayu dalam Lintasan Budaya di Riau, UU Hamidy)

Baca Selengkapnya