Masuknya agama Islam ke dalam kehidupan puak Melayu di Riau, menyebabkan timbulnya lembaga pendidikan Islam dalam masyarakat. Ini terjadi, pertama karena agama tauhid ini menganjurkan agar pendidikan digalakkan oleh umatnya. Yang kedua tentu saja oleh kesadaran puak Melayu itu sendiri …
Baca SelengkapnyaSurat-surat UU Hamidy kepada TA Sakti di Aceh (8)
Bung TA Sakti yang tekun dan kreatif, Surat Bung tanggal 20 Februari 2000, saya terima pada hari Selasa tanggal 7 Maret 2000 di Pekanbaru. Semua kiriman Bung itu memang sudah sampai pada saya. Karya-karya Bung cukup bermakna sebagai dokumentasi, tapi …
Baca SelengkapnyaKisah Buya Muhammad Nur Mahyuddin (Bagian 2) : Menanamkan Kepercayaan dan Kebersihan Diri Santri, Oleh: UU Hamidy
Mengenai berbagai upacara tradisional di Kampar, seperti ratib beno (meratibkan benih padi yang akan diturunkan ke ladang) dan upacara tolak bala (yang mempertemukan dukun dan ulama serta membacakan mantera), Buya Nur Mahyuddin melihatnya sebagai realitas kehidupan yang merakyat. Meskipun tradisi …
Baca SelengkapnyaKisah Buya Muhammad Nur Mahyuddin (Bagian 1) : ‘’Kami Mencetak Ulama yang Merdeka’’, Oleh: UU Hamidy
Ulama ini lahir kira-kira tahun 1913. Ketika tulisan ini dibuat tahun 1988, umur beliau sekitar 75 tahun. Beliau pernah sekolah rendah zaman Belanda, selepas itu melanjutkan pada madrasah Darul Muallimin yang berdiri sejak 1919, dengan pimpinan Haji Abdul Malik. Tidak …
Baca SelengkapnyaSurat-surat UU Hamidy kepada TA Sakti di Aceh (7)
Pekanbaru, Ahad 25 Oktober 1997 Bung TA Sakti yang tekun dan kreatif, Saya sudah menerima sejumlah karya Bung, berupa bermacam alih tulis naskah-naskah lama Aceh, yang semuanya cukup menarik. Jika Bung suka mendengar pertimbangan dari saya, maka saya kira alangkah …
Baca SelengkapnyaPerkara yang Amat Mendesak dalam Pembinaan dan Pemeliharaan Bahasa Indonesia, Oleh: UU Hamidy
Upaya untuk membina dan memelihara bahasa Indonesia telah dilakukan demikian rupa. Paling kurang sudah ada dua lembaga yang diberi amanah untuk melakukan hal itu. Pertama, Lembaga Bahasa Nasional (LBN); ke dua, Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Berbagai usaha dan tindakan …
Baca SelengkapnyaAsimilasi Melayu dengan Bugis dan Banjar di Riau, Oleh: UU Hamidy
Jika kita memandang orang Melayu sebagai salah satu belahan suku bangsa dalam masyarakat Melayu-Polinesia (Austronesia) di Nusantara ini, maka dalam kesejarahannya puak Melayu Riau telah menerima dengan baik beberapa suku lainnya, terutama yang amat penting dalam pembicaraan ini adalah orang …
Baca SelengkapnyaSurat-surat UU Hamidy kepada TA Sakti di Aceh (6)
Pekanbaru, 26 November 1996 Bung TA Sakti yang baik, Surat dan kiriman Bung telah sampai kepada saya. Begitu juga tulisan lainnya. Karya dan tulisan lainnya itu telah memberi tanda bahwa Bung punya kemampuan yang memadai. Tidak saya katakan mempunyai kemampuan …
Baca SelengkapnyaMasalah-masalah UIR Harus Diselesaikan dengan Persaudaraan Kaum Muslimin
Saya berkenalan dengan Pak Rawi Kunin, pertama-tama tentu sebagai sesama dosen di Universitas Islam Riau (UIR). Ia memberi kuliah di Fakultas Hukum dan saya orang pertama di Fakultas Hukum yang memberi mata kuliah Ilmu Budaya Dasar. Dalam pergaulan kami pernah …
Baca SelengkapnyaGanti Rugi Atas Kerusakan Hutan Tanah Melayu, Oleh: UU Hamidy
Kerusakan Hutan oleh Ladang Gambir Tauke-tauke China dan Hak Orang Melayu atas Tanah Paya untuk Tanaman Mengkuang dan Rumbia dalam Kerajaan Riau-Lingga PLAKAT NO 4 Bahwa kita Sri Paduka Yang Dipertuan Muda Riau dan Lingga dengan segala daerah takluknya yaitu …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena