1. Pewaris Darah Pengarang Kalau ada pengarang kreatif di Riau tidak mengenal nama Hasan Junus, maka akan diragukan kepengarangannya. Betapa tidak, sebab tokoh yang kita ketengahkan ini, sudah mengharu-biru belantara dunia kreatif di Riau. Mulai dari Kepulauan Riau (Tanjungpinang) sampai …
Baca SelengkapnyaBudi Demokrasi, Oleh: UU Hamidy
Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam satu-satunya pribadi yang menampilkan sekaligus memberi contoh kehidupan ini hendaklah dilalui dengan budi pekerti yang mulia. Pantaslah Beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mendapat julukan Junjungan Alam, karena alam memberi salam kepada baginda, sebab dengan risalah yang …
Baca SelengkapnyaDemokrasi Tidak Bermalu, Oleh: UU Hamidy
Malu, inilah kata yang dibuang bagaikan sampah. Padahal inilah benteng akhlak mulia. Dalam tradisi Melayu tua, malu menjadi adat, sedangkan pada Melayu muda, malu bersehati dengan iman. Seorang lelaki yang mau ke tepian, dia harus mendehem lebih dahulu, memberi tanda …
Baca SelengkapnyaCerdas dan Cerdik dalam Pemilu, Oleh: UU Hamidy
Masyarakat Melayu tradisional mempunyai empat macam pemegang teraju kepemimpinan. Pertama, tokoh tradisi yakni dukun, bomo, pawang, kemantan dan guru silat. Kedua, tokoh adat seperti datuk, batin dan penghulu. Ketiga, teraju kerajaan yakni Yang Dipertuan Besar atau Sultan dan Yang Dipertuan …
Baca SelengkapnyaPerangkap Demokrasi, Oleh: UU Hamidy
Manusia abad ini tidak menyadari bahwa demokrasi yang dipuja-puja sebagai jalan hidup telah mengurung mereka dalam satu perangkap. Demokrasi telah membuat umat manusia berada bagaikan katak di bawah tempurung. Mereka hanya mengenal hidup sebatas dunia di bawah kolong langit. Di …
Baca SelengkapnyaKeajaiban Demokrasi Tiga Lawan Satu, Oleh: UU Hamidy
Allah Swt memerintahkan umat manusia setelah beribadah salat carilah rezki yang telah ditebarkan-Nya di muka bumi. Jadi, rezki dari Allah Swt itu sangat banyak, berada di mana-mana, karena Allah memang telah menjamin semua rezki segala makhluk. Umat manusia tinggal berusaha …
Baca SelengkapnyaReformasi; Arang Habis Besi Binasa, Oleh: UU Hamidy
Paling kurang ada dua ketegangan dalam kehidupan bangsa Indonesia dewasa ini. Pertama, ketegangan tentang reformasi. Kedua, ketegangan tentang kenyataan hidup bangsa Indonesia itu sendiri. Reformasi berembus dengan kencang sejak tahun 2000-an, yakni setelah tumbangnya rezim Orde Baru yang pernah berkuasa …
Baca SelengkapnyaSampah Bahasa, Oleh: UU Hamidy
1. Tak Mampu Merasa Bangsa Indonesia, tidak hanya sekedar merasa tak mampu, tapi juga tak mampu merasa. Perhatikanlah tindakan kekerasan dan perlakuan kasar dalan perilaku bangsa ini. Baik dari kalangan rakyat jelata, juga para pejabat yang mestinya memberi teladan yang …
Baca SelengkapnyaTradisi Bual dalam Belantara Budaya Melayu di Riau, Oleh: UU Hamidy
Keraguan Nilai Mendengar kata bual mungkin ada orang membayangkan sesuatu perbuatan yang kurang baik. Dari kata bual dia membayangkan pembual, yang sering disamakan dengan perbuatan yang suka berbohong. Hal itu tidak dinafikan. Jangankan kata bual, kata-kata lain yang membayangkan perbuatan …
Baca SelengkapnyaNilai Kelestarian Hutan Tanah Melayu, Oleh: UU Hamidy
Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, suri tauladan bagi yang ingin mulia di muka bumi dan selamat di akhirat, telah berpesan bahwa umat manusia berserikat pada air, api dan padang rumput. Maksudnya, umat manusia sama-sama punya kepentingan atau hajat untuk memperoleh …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena