Sak wasangka adalah sikap yang paling ditakuti dan sekaligus dibenci dalam tradisi Melayu. Tetapi anehnya, sekarang ini malah kita seakan dianjurkan punya sikap curiga terhadap siapapun, dengan redaksi demi keamanan. Bahkan sak wasangka malah dijadikan semacam cara kerja. Sungguh, dunia …
Baca SelengkapnyaPuasa dan Orang Bagak, Oleh: UU Hamidy
Banyak orang memandang silat hanyalah semacam olah raga bela diri, tidak punya nilai ruhani yang memadai. Anggapan itu tidak berlaku dalam dunia Melayu di Riau. Silat pada awalnya bukanlah dirancang oleh seorang ahli bela diri atau olah raga, tapi ditaja …
Baca SelengkapnyaBencana Demokrasi, Oleh: UU Hamidy
Bencana mengancam di mana-mana. Pemerintah dengan segala jajaran lembaganya menanggulangi dengan dana dan teknologi. Sementara para pengemban dakwah, ustad dan ulama, mengkritik perilaku maksiat seperti perzinaan, ribawi, perjudian dan minuman keras. Baik pemerintah maupun pengemban dakwah tak memperhatikan dengan teliti …
Baca SelengkapnyaVisi Riau Pusat Budaya Melayu (Beberapa Perkara yang Dapat Dipertimbangkan), Oleh: UU Hamidy
Visi Riau Pusat Budaya Melayu sampai saat ini masih banyak jadi pertelingkahan daripada jadi tindakan. Karena itu gerak langkah menuju pandangan itu tidak dapat berjalan dengan memadai. Dalam batas-batas tertentu sebenarnya beda pendapat tentang hal itu bisa memberi manfaat. Tapi …
Baca SelengkapnyaMembeli Dunia, Oleh: UU Hamidy
Allah Swt sungguh Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Allah benar-benar membimbing manusia ke surga. Sebaliknya, setan benar-benar mengajak manusia masuk neraka. Untuk menyelamatkan manusia, Allah memberi ganjaran 10 kali lipat atas tiap amal saleh. Bahkan, tiap amal saleh dapat menumbuhkan …
Baca SelengkapnyaAndaikan Dosa Berbau Busuk, Oleh: UU Hamidy
Allah Swt Maha Bijaksana. Cobalah bayangkan andaikan dosa diberi bau busuk oleh Allah, lalu apa yang akan terjadi? Maka, makin banyak atau makin besar dosa seseorang, tentu dia akan semakin busuk. Dia bisa sama dengan bau bangkai bahkan buntang yang …
Baca SelengkapnyaBagaikan Aur dengan Tebing, Oleh: UU Hamidy
Bagaimana tebing sungai sekarang ini? Keadannya lebih daripada mencemaskan. Sementara hampir tak ada pihak yang memperhatikannya, apalagi memeliharanya. Beberapa negeri atau kampung di pinggir sungai sudah runtuh ke dalam sungai. Ada kampung yang terkepung disebut Pulau Kepung, karena tanah di …
Baca SelengkapnyaUntuk Apa Anda Diciptakan? Oleh: UU Hamidy
Untuk apa Anda diciptakan? Inilah suatu pertanyaan yang tidak akan pernah diucapkan oleh umat manusia tanpa membaca Alqur’an, wahyu Allah Swt kepada Junjungan Alam Nabi Muhammad Saw. Pertanyaan ini memberi akibat terhadap rahasia alam semesta, yang tak akan pernah terjangkau …
Baca SelengkapnyaMenang Sorak Kampung Tergadai, Oleh: UU Hamidy
Demokrasi benar-benar telah menyihir umat manusia dewasa ini. Bagaimana tidak dikatakan demikian. Mereka menggantungkan nasib dan harapan kepada demokrasi. Mereka membayangkan dapat mengubah wajah kehidupan dengan demokrasi. Tetapi demokrasi ternyata menjawabnya tidak hanya dengan anekdot, malah dengan ironi. Mari saksikan …
Baca SelengkapnyaMitos dan Syariah Islam (Kajian Sejarah Melayu oleh Tun Sri Lanang), Oleh: UU Hamidy
1. Harga Diri dan Mitos Harga diri merupakan dimensi kehidupan umat manusia. Beberapa jalan telah ditempuh demi mendapatkan harga diri. Yang mengikuti gelombang materialisme telah membangun harga diri dengan kebendaan. Jumlah harta benda dipakai untuk menentukan tinggi rendahnya harga diri. …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena