Orang yang mampu MENGARANG identik dengan orang BERILMU, dan kemampuan itu menjadi ANAK TANGGA bagi mendapatkan orang-orang yang BIJAKSANA. Para pengarang dipandang bekarya untuk MEMBERI MAKNA bagi KEHIDUPAN, bukan kepada harta benda. Pandangan ini telah memberikan TEKANAN kepada kepemimpinan Melayu, …
Baca SelengkapnyaPengaruh Islam dalam Rentangan Ruhani Orang Melayu
PRIBADI Nabi yang CEMERLANG, para sahabat yang TEGUH dan JUJUR, serta anak cucunya yang LURUS dan SETIA di jalan Allah, dibaca orang Melayu sebagai TANDA-TANDA yang mengandung simbol dan kiasan sebagai ARTI KEHIDUPAN ini. Oleh sebab itu, dalam RENTANGAN RUHANINYA …
Baca SelengkapnyaPantulan Metaforik Kehidupan Nabi Muhammad pada Orang Melayu
Tidak hanya BAHASA AL-QUR’AN yang SIMBOLIK, yang MENCAPAI DUNIA orang MELAYU. BERBAGAI PERISTIWA KEHIDUPAN Nabi MUHAMMAD, para sahabat dan keturunannya juga banyak MEMANTULKAN hal-hal yang METAFORIK kepada orang Melayu. Penghayatan dan renungan yang MENDALAM terhadap ayat-ayat Qur’an, banyak menimbulkan suasana …
Baca SelengkapnyaOrang Melayu Berpikir Metaforik
CARA BERPIKIR orang MELAYU yang mempergunakan unsur SIMBOL dan KIASAN (metaforik) menyebabkan RAMPAKNYA karya SASTRA dalam KEHIDUPAN mereka. Cara berpikir seperti ini AMAT SESUAI dengan agama dan budaya ISLAM. Agama Islam dengan kitab sucinya yang KAYA dengan LAMBANG-LAMBANG serta kiasan, …
Baca SelengkapnyaEgo Meremehkan Alam Sekitar
Jika orang telah memandang lapangan PEKERJAANNYA sebagai SESUATU yang HIDUP, maka orang tak mungkin BERLAKU SESUKA HATI terhadap pekerjaannya itu. Dalam pandangan ini akan tampak bahwa masyarakat yang mempunyai pandangan serupa itu, tidak mungkin akan melakukan pekerjaan untuk KEPENTINGAN DIRINYA …
Baca SelengkapnyaHarga Pekerjaan dalam Dunia Melayu
Mengapa kita harus memandang PEKERJAAN sebagai SESUATU yang HIDUP? Sebab antara orang dengan pekerjaannya TAK DAPAT DIPISAHKAN. Orang bisa hidup dari pekerjaannya, sedangkan pekerjaan telah menjadi sebab untuk menghidupi orang itu. Di situ tampak bagaimana HARGA PEKERJAAN dalam DUNIA orang …
Baca SelengkapnyaMemandang Pekerjaan sebagai Sesuatu yang Hidup
ENAU yang telah dilambangkan sebagai PEREMPUAN dalam dunia alam budaya masyarakat Rantau Kuantan, memberi arah kepada kita, agar manusia MEMANDANG PEKERJAANNYA tidak sebagai OBYEK semata, tetapi sebagai sesuatu yang HIDUP… (Kasin Niro Penyadap Enau Rantau Kuantan, UU Hamidy)
Baca SelengkapnyaEnau Bagaikan Manusia, Manusia Bagaikan Enau
Kasin memandang ENAU SEBAGAI MANUSIA. Dia memberikan ancaman kepada enau setiap dia akan memotong tandan enau yang telah selesai ditetek, dengan maksud ancaman itu akan didengar dan diindahkan. Jika enau telah dipandang sebagai manusia, maka kebalikannya Kasin juga memandang MANUSIA …
Baca SelengkapnyaPeraturan Agaria Versus Nilai-nilai Adat yang Sederhana
Peraturan AGRARIA dari pemerintah, pada realitasnya memberi BUKTI bahwa sistem nilai yang dibuat itu BELUM MAMPU MEMBENAHI tata pemakaian hutan sebagaimana mestinya. Padahal dahulu, dengan NILAI-NILAI ADAT yang cukup SEDERHANA, namun melalui kepemimpinan ”BATIN” yang relatif bersih dan berwibawa, pemakaian …
Baca SelengkapnyaPengakuan Rimba Kepungan Sialang sebagai Hutan yang Dilindungi
Sistem EDING (hutan pemisah) telah dilakukan oleh masyarakat Petalangan untuk menjaga KELESTARIAN HUTAN atau ekologi. Dengan posisi serupa itu, RIMBA KEPUNGAN SIALANG (serta eding) juga akan mempercepat penghutanan kembali. Sebab bibit-bibit kayu dari rimba kepungan sialang, juga akan jatuh dan …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena