Home / admin (page 24)

admin

Harga Pekerjaan dalam Dunia Melayu

Mengapa kita harus memandang PEKERJAAN sebagai SESUATU yang HIDUP? Sebab antara orang dengan pekerjaannya TAK DAPAT DIPISAHKAN. Orang bisa hidup dari pekerjaannya, sedangkan pekerjaan telah menjadi sebab untuk menghidupi orang itu. Di situ tampak bagaimana HARGA PEKERJAAN dalam DUNIA orang …

Baca Selengkapnya

Memandang Pekerjaan sebagai Sesuatu yang Hidup

ENAU yang telah dilambangkan sebagai PEREMPUAN dalam dunia alam budaya masyarakat Rantau Kuantan, memberi arah kepada kita, agar manusia MEMANDANG PEKERJAANNYA tidak sebagai OBYEK semata, tetapi sebagai sesuatu yang HIDUP… (Kasin Niro Penyadap Enau Rantau Kuantan, UU Hamidy)

Baca Selengkapnya

Enau Bagaikan Manusia, Manusia Bagaikan Enau

Kasin memandang ENAU SEBAGAI MANUSIA. Dia memberikan ancaman kepada enau setiap dia akan memotong tandan enau yang telah selesai ditetek, dengan maksud ancaman itu akan didengar dan diindahkan. Jika enau telah dipandang sebagai manusia, maka kebalikannya Kasin juga memandang MANUSIA …

Baca Selengkapnya

Peraturan Agaria Versus Nilai-nilai Adat yang Sederhana

Peraturan AGRARIA dari pemerintah, pada realitasnya memberi BUKTI bahwa sistem nilai yang dibuat itu BELUM MAMPU MEMBENAHI tata pemakaian hutan sebagaimana mestinya. Padahal dahulu, dengan NILAI-NILAI ADAT yang cukup SEDERHANA, namun melalui kepemimpinan ”BATIN” yang relatif bersih dan berwibawa, pemakaian …

Baca Selengkapnya

Rimba Kepungan Sialang, Mengatur Keseimbangan Ekologi

POSISI RIMBA KEPUNGAN SIALANG berada DI TENGAH-TENGAH LADANG. Posisinya yang demikian telah memberi suatu peranan baginya sebagai ALAT PENGATUR KESEIMBANGAN dalam SISTEM EKOLOGI di kawasan itu. Dengan adanya bagian-bagian hutan berupa rimba kepungan sialang di antara ladang-ladang pesukuan Petalangan, rimba …

Baca Selengkapnya

Sistem Hutan Tanah Melayu

SISTEM HUTAN TANAH MELAYU umumnya terbagi atas tiga: rimba peladangan, rimba simpanan dan rimba kepungan sialang. Pemanfataatannya DIPAGAR oleh ikat kata: RIMBA DITEBANG, DIGANTI RIMBA. POHON DITEBANG, DIGANTI POHON. TEBAS TIDAK MERUSAK, TEBANG TIDAK MEMBINASAKAN… (Rimba Kepungan Sialang, UU Hamidy)

Baca Selengkapnya

Pancung Alas Hutan Tanah Melayu

Jika seseorang atau suatu pihak telah mendapat izin mengambil hasil hutan seperti kayu, dia membayar semacam pajak yang disebut PANCUNG ALAS. Kata ”Pancung Alas” sudah memberi arti memotong atau menebang kayu. Pancung alas adalah pajak bagi orang yang mengambil (memancung) …

Baca Selengkapnya