1. Penjajahan kebudayaan Satu-satunya penjajahan yang paling hebat di muka bumi dewasa ini ialah penjajahan kebudayaan. Penjajahan kebudayaan tidak tersekat oleh geografi politik, tetapi merambah dengan sendirinya melalui dukungan media cetak dan elektronik. Karena itu perjalanannya juga berlangsung tanpa dapat …
Baca SelengkapnyaRimba Kepungan Sialang, UU Hamidy, Balai Pustaka, 1987
Buku ini mencerminkan lingkungan masyarakat terasing Petalangan di Riau. Mereka hidup di tengah rimba yang banyak ditumbuhi pohon sialang. Bagaimana penduduk memanfaatkan hutan untuk memenuhi keperluan mereka sehari-hari, menjadi masalah pokok dalam buku ini. Dalam buku ini diuraikan tentang kehidupan …
Baca SelengkapnyaSastra dan Budaya; Tali Berkembar Banyak
REALITAS SASTRA dan BUDAYA umumnya dalam TALI yang ”BERKEMBAR BANYAK”. Sebab tiap sektor tali (tali budaya) selalu BERKAIT SATU SAMA LAIN, sehingga menjadi BALAS MEMBALAS dalam KREATIVITAS. Hal itulah yang menuntut perhatian dan perlakuan yang BERIMBANG satu sama lain dalam …
Baca SelengkapnyaKarya Sastra sebagai Penafsiran Situasi Kultural
Padahal sebenarnya, setiap KARYA SASTRA juga merupakan sebagai bentuk PENAFSIRAN oleh sang sastrawan terhadap SITUASI KULTURAL yang dihadapi oleh sesuatu masyarakat atau sesuatu bangsa. Karena itu, POTENSI SASTRA sepatutnya DIPERHITUNGKAN sebagai suatu KEKUATAN RUHANI, sehingga juga menjadi satu MODEL dalam …
Baca SelengkapnyaMemperhitungkan Potensi Sastra dalam Arena Kehidupan
REALITAS KAJIAN SASTRA Indonesia selama ini terlalu BERAT SEBELAH melihat kepada segi kreativitas budaya dalam pengertian sempit. Hal ini tidak hanya menyebabkan sastra Indonesia semakin TERPISAH DARI KEHIDUPAN, tetapi bahkan POTENSI SASTRA sama sekali TIDAK PERNAH DIPERHITUNGKAN dalam ARENA KEHIDUPAN …
Baca SelengkapnyaSurau Makin Redup, Oleh: UU Hamidy
Mengapa agama Islam begitu membekas (dominan) dalam dunia Melayu, terutama puak Melayu Riau khasnya, barangkali tak semua orang paham dengan baik. Begitu membekasnya agama yang tinggi daripada semua agama ini dalam masyarakat Melayu, sehingga orang Cina yang masuk Islam, disebut …
Baca SelengkapnyaTema Keadilan dan Kebenaran dalam Karya Sastra Indonesia, UU Hamidy, Bumi Pustaka, 1987
Realitas kajian sastra Indonesia selama ini terlalu berat sebelah melihat kepada segi kreativitas budaya dalam pengertian sempit. Hal ini tidak hanya menyebabkan sastra Indonesia semakin terpisah dari kehidupan, tetapi bahkan potensi sastra sama sekali tidak pernah diperhitungkan dalam arena kehidupan …
Baca SelengkapnyaDukun Mengharmoniskan Manusia dengan Alam
DUKUN dapat dipanggil oleh warganya, bila dan di mana saja. Dia memberikan pertolongan dalam bentuk apapun juga, baik ada IMBALAN atau tidak. Dia hadir dengan SUKARELA ketika mendengar masyarakatnya mempunyai PERKARA. Dia memimpin berbagai UPACARA yang berhubungan dengan alam, seperti …
Baca SelengkapnyaPengaruh Dukun Bagai Kadar Garam
DUKUN memang jarang memainkan peranan sebagai PEMEGANG TERAJU kerajaan atau negara. Keberadaannya di tengah masyarakat hampir tak berbekas. Ibarat air pasang, datang dan surut secara alami, tanpa membekas di tebing pantai. Tapi PENGARUHNYA bagaikan kadar GARAM dalam air laut… (Dukun …
Baca SelengkapnyaPewaris Resam Melayu
DUKUN adalah pewaris RESAM Melayu dari nenek moyang, leluhur, para datuk dan tetua masa silam. Dukun MEMPERTEMUKAN alam pikiran PURBA Melayu dengan agama ISLAM. Bagaikan air sungai dengan daratan, bertemu dengan daratan yang luas. Kedua alam pikiran ini terkesan BERBEDA, …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena