RANTAI NASIB yang menimpa Riau serupa itu, tampak bagaikan BELENGGU. Kesan sebagai daerah perburuan, menyebabkan RASA MEMILIKI akan daerah ini dari pihak penduduknya amat tipis sekali. Sebab itu, tak dapat diharapkan timbulnya KEMAUAN untuk MEMBANGUN daerah itu. Jika rasa memiliki …
Baca SelengkapnyaIroni yang Jadi Nyata
Keadaan sebagai PADANG PERBURUAN inilah yang banyak menampar daerah Riau. Siapapun yang mempunyai kesempatan mencari di rantau ini, sebagian besar telah tergoda MEMBAWA segala HASIL USAHANYA ke LUAR RIAU. Ini menyebabkan, hasil berbagai usaha dan kegiatan di daerah ini, tidak …
Baca SelengkapnyaLogika Padang Perburuan
Wajah sebagai PADANG PERBURUAN inilah yang telah menjadi pangkal bala bagi Riau, sehingga amat sulit memegang tali terajunya, ke arah kemajuan yang positif bagi sebagian besar penduduknya. Dengan mitos sebagai padang perburuan, sebagai tempat menyalurkan HAWA NAFSU YANG RENDAH, maka …
Baca SelengkapnyaRiau, Kisahmu sebagai Padang Perburuan
Adanya mitos, sifat sosial budaya masyarakat tempatan dan geografi daerah yang demikian rupa, telah berpadu kepada diri daerah Riau, sehingga wajahnya tampak sebagai PADANG PERBURUAN. Dikatakan bagaikan ‘padang perburuan’, karena Riau dapat memenuhi hasrat kepada siapa saja untuk mencari harta …
Baca SelengkapnyaMusuh yang Nyata, Oleh: UU Hamidy
Allah Swt telah menyediakan surga dengan nikmat yang tiada tara, untuk tempat kehidupan manusia yang sebenarnya. Itulah nikmat yang sesungguhnya tidak akan pernah dapat dicapai oleh manusia hanya dengan menghandalkan amal salehnya. Karena itu, terjadilah keadaan yang sebaliknya. Bukan manusia …
Baca SelengkapnyaMembaca Kehidupan Orang Melayu, UU Hamidy, Bumi Pustaka, 1986
Bangsa Indonesia telah ditakdirkan terdiri dari berbagai suku yang sekaligus memberikan beragam agama dan kebudayaannya. Dalam suatu keadaan, keragaman itu dapat memberi peluang bagi timbulnya pertentangan dan perselisihan, jika ragam itu dipertajam satu sama lain. Pada sisi lain, keragaman bisa …
Baca SelengkapnyaFilsafat Alam Orang Patut
ORANG PATUT memakai FILSAFAT ALAM yang sederhana namun bermakna. Ke atas bagaikan PUCUK ENAU, yang hanya satu, tiada lain yang ditujunya hanyalah kebenaran pada YANG MAHA ESA itu. Ke samping dia MEMPERBAIKI MARTABAT manusia di sekelilingnya, sedangkan ke bawah MELINDUNGI …
Baca SelengkapnyaOrang Patut Tahu
ORANG PATUT adalah orang yang tahu membedakan RUAS dengan BUKU. Dia mengenal BATAS dengan HINGGA. Dia bisa menunjukkan kepada orang lain, mana yang TEMPAT dan mana yang KEDUDUKAN… (Orang Patut, UU Hamidy)
Baca SelengkapnyaOrang Patut yang Menjernihkan
Kemampuan ORANG PATUT membuat gagasan diharapkan bisa MENJERNIHKAN YANG KERUH dan MENYELESAIKAN YANG KUSUT. Dalam KETAJAMAN pengamatannya, orang ini didambakan dapat membaca ”terkilas ikan dalam air, tahulah dia jantan betinanya” (Orang Patut, UU Hamidy)
Baca SelengkapnyaKoruptor Tak Merasa Hina, Oleh: UU Hamidy
Allah Yang Maha Perkasa telah menegaskan dalam Alquran, kitab pedoman hidup umat manusia, yang hak niscaya menghancurkan yang batil. Janji Allah ini sekarang semakin jelas. Lihatlah hukum dalam demokrasi sekuler, telah kandas tak berdaya menyelesaikan perkara kehidupan umat manusia. Sementara …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena