Jagad Melayu dapat direntang panjang, dapat pula direntang pendek. Dalam rentang yang panjang, jagad Melayu merupakan rantau rumpun bahasa Melayu-Polinesia, yang lintasan wilayahnya mulai dari Madagaskar di barat sampai Pulau Pass di Lautan Teduh di timur, melintasi lagi dari Pulau …
Baca SelengkapnyaPerangkap Demokrasi dan Bunga Kehidupan, UU Hamidy, Bilik Kreatif, 2013
Kehidupan memberi tanda manusia bernasib malang karena lebih mementingkan budaya daripada agama. Ini terjadi karena godaan dunia terhadap hawa nafsu begitu besar. Manusia yang semula lahir dalam keadaan fitrah, kemudian tergelincir karena lebih mengutamakan akalnya daripada wahyu Allah Yang Maha …
Baca SelengkapnyaNaskah Melayu Kuno Daerah Riau, UU Hamidy, Yayasan Sagang, 2014
NASKAH KUNO merupakan JEJAK KEHIDUPAN generasi umat manusia yang telah MENDAHULUI kita di muka bumi ini. Tiap generasi dengan zamannya TELAH MASUK SATU DEMI SATU KE DALAM MASA LAMPAU. Tiap generasi telah dijadikan oleh Allah Yang Maka Kuasa bergantian hidup …
Baca SelengkapnyaLogika Rezeki dalam Demokrasi, Oleh: UU Hamidy
Allah Maha Pencipta, Maha Kuasa dan Maha Pengatur, tiada sesembahan yang wajib diibadahi lagi disembah selain Dia, mengatur jagad raya dan seisinya dengan maha bijaksana. Semua makhluk yang bernyawa telah ditanggung rezekinya oleh Allah, sebab segala rezeki itu hanya milik …
Baca SelengkapnyaKarut Budaya, Oleh: UU Hamidy
Allah Ta’ala menciptakan hidup dan mati untuk menguji manusia, siapakah yang terbaik amalnya. Ternyata kebanyakan orang Melayu tak mampu memahami dengan akal sehat. Kebanyakan orang Melayu hanya mengurus hidupnya untuk dunia, tak menghiraukan dia akan menemui ajal. Padahal Allah telah …
Baca SelengkapnyaOrang Munafik dalam Tradisi Melayu, Oleh: UU Hamidy
Allah Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui telah menegaskan dalam Alquran kitab pedoman dan tuntunan alam semesta, bahwa orang munafik itu menjadikan perkataannya sebagai perisai untuk melindungi maksud jahat dan kedengkiannya. Dunia Melayu yang telah mendapat cahaya Islam ternyata telah melarutkan …
Baca SelengkapnyaIslam Mengukur, Bukan Diukur Oleh: UU Hamidy
Allah Maharaja Umat Manusia, Maha Pencipta, Maha Kuasa, Maha Mengetahui lagi Maha Pengatur, hanya memberi ilmu sedikit kepada manusia. Karena itu sebenarnya manusia tidak mampu mengukur dengan benar segala kata dan perbuatannya. Tapi manusia perlu mengukur kata dan segala tindakannya …
Baca SelengkapnyaNegeri Rantau, Oleh: UU Hamidy
Allah Ta’ala menegaskan kepada umat manusia bahwa Dia telah menyempurnakan nikmat-Nya dengan meridhai Islam menjadi agama, pedoman hidup umat manusia. Islam sebagai agama yang sempurna telah memperlihatkan kepada dunia inilah undang-undang kehidupan yang mampu memberikan kesejahteraan lahir dan batin. Penerapan …
Baca SelengkapnyaIslam Sekerat, Oleh: UU Hamidy
Allah Ta’ala berbuat sekehendak-Nya. Tapi Allah tidak ceroboh sebagaimana manusia berbuat sekehendak hatinya. Allah Maha Bijaksana dan Maha Suci daripada segala sifat cela dan kekurangan. Karena itu hanya Allah sahaja yang berhak diibadahi. Allah-lah yang menciptakan, menguasai dan mengatur langit …
Baca SelengkapnyaMenjadi Budak, Oleh: UU Hamidy
Allah Maharaja umat manusia, Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui menurunkan Alquran kepada Nabi Muhammad Saw Junjungan Alam, agar manusia menjadi makhluk yang merdeka. Alquran adalah satu-satunya aturan kehidupan yang benar-benar sesuai dengan fitrah manusia. Berpegang kepada selain Alquran, sama dengan …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena