Ibarat cerita ‘’Dedap Durhaka’’, seperti itulah kelakuan bahasa Indonesia hari ini. Jati dirinya seakan telah tercerabut dari induknya yakni bahasa Melayu. Dia kini tak lagi merujuk pada asal-usulnya. Pengarang Melayu nan piawai, Raja Ali Haji telah menyindir tingkahlaku seperti ini …
Baca SelengkapnyaMembeli Dunia, UU Hamidy, Bilik Kreatif, 2015
Nikmat Allah yakni Islam mencapai dunia Melayu setelah para ulama berdakwah sambil berdagang menyinggahi pulau-pulau dan muara sungai di Nusantara Zamrud Khatulistiwa. Pelan bagaikan akar kayu menembus tanah, kehidupan masyarakat Melayu menerima ajaran Islam yang cemerlang. Adat dan resam yang …
Baca SelengkapnyaMengenang Jasa Profesor Datuk Ismail Hussein; Perangkai Penulis Riau dengan Gapena, Oleh: UU Hamidy
Innalillahi wa inna ilaihi roji’uun, telah berpulang ke rahmatullah Profesor Datuk Ismail Hussein pada Senin malam 20 Oktober 2014 dalam usia 82 tahun di Kuala Lumpur. Beliau adalah tokoh besar lagi cemerlang dalam budaya Melayu, semoga jerih payahnya berbalas kebajikan …
Baca SelengkapnyaRaja Tidak Menista, Rakyat Tidak Durhaka (Pesan Sejarah Melayu), Oleh: UU Hamidy
Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan firman-Nya dalam Al-Qur’an telah membuat berbagai perumpamaan untuk membimbing umat manusia kepada jalan yang benar. Bahasa Al-Qur’an ini dengan mudah mendapat tempat dalam bahasa Melayu yang suka pula memakai lambang dan kiasan. Demikianlah Sejarah Melayu …
Baca SelengkapnyaBeban dan Penyesalan, Oleh: UU Hamidy
Nabi Muhammad Saw, suri teladan umat manusia, banyak yang tak memahaminya dengan jernih. Beliau tidak mendapat tempat yang semestinya dalam kehidupan umat manusia. Beliau malah dipandang sinis oleh orang yang memandang Islam sebagai ancaman. Padahal Nabi Saw dengan para sahabatnya …
Baca SelengkapnyaLadang Amal dan Medan Ujian
Ini semua harus DISADARI oleh insan yang telah menjadikan Alquran dan Assunnah menjadi pedoman hidup. Menempuh jalan hidup siratal mustaqim dengan BERPEGANG TEGUH pada syariah Islam. Itulah hukum yang benar-benar SESUAI dengan fitrah manusia yang dapat menyelamatkan dirinya dari dunia …
Baca SelengkapnyaMalang, Tergelincir dan Jatuh
Kehidupan memberi TANDA manusia bernasib MALANG karena LEBIH MEMENTINGKAN budaya daripada agama. Ini terjadi karena godaan dunia terhadap hawa nafsu begitu besar. Manusia yang semula lahir dalam keadaan fitrah, kemudian TERGELINCIR karena lebih mengutamakan akalnya daripada wahyu Allah Yang Maha …
Baca SelengkapnyaDemokrasi Direbut Pemimpin Belalang, UU Hamidy, Bilik Kreatif, 2012
Buku ini berisi 43 tulisan UU Hamidy dalam bentuk opini dan esai budaya di sejumlah suratkabar di Riau dan Nanggroe Aceh Darussalam. Tulisan-tulisan itu dikelompokkan menjadi tiga bagian, yakni ”Orang Melayu dan Siasat”, ”Orang Melayu dan Islam” serta ”Orang Melayu …
Baca SelengkapnyaJangan Menarik Hatimu, Oleh: UU Hamidy
Alquran kitab pedoman hidup umat manusia serta pembuka rahasia alam semesta, telah memberikan tiga tipologi penting umat manusia, yakni orang beriman, orang kafir dan orang munafik. Orang beriman dengan orang kafir bagaikan putih berbanding hitam. Tetapi orang munafik, bisa putih …
Baca SelengkapnyaPuasa dan Orang Semenda, Oleh: UU Hamidy
Kualitas puasa kita boleh dikatakan sebagian besar bergantung pada kemampuan kita mengendalikan tingkahlaku dan perasaan kita. Kesulitan akan terjadi dalam pergaulan dengan orang-orang yang dekat dengan kita. Pergaulan kita dengan isteri (suami) anak dan cucu kita, relatif dapat kita kendalikan. …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena