4. Beberapa Perkara yang Patut Dipertimbangkan Demikianlah lintasan kepemimpinan dunia Melayu di Riau. Dengan gambaran ini dapat dikesan betapa puak Melayu punya tradisi kepemimpinan yang mampu membuat warga masyarakat punya potensi untuk mengurus dirinya sendiri. Mereka punya pemimpin dengan gaya …
Baca SelengkapnyaNilai-nilai Kepemimpinan Melayu (Bagian 3), Oleh: UU Hamidy
3. Pengawasan Kepemimpinan Melayu Kepemimpinan Melayu sebagai hasil budaya dari masyarakat perairan yang egaliter, juga punya piranti agar kadar kepemimpinannya tetap terpelihara. Piranti itu berupa bangsawan yang berlaku dalam dunia budaya Melayu itu sendiri. Pertama, perhatikanlah nilai budaya malu dalam …
Baca SelengkapnyaNilai-nilai Kepemimpinan Melayu (Bagian 2), Oleh: UU Hamidy
2. Etika Kepemimpinan Melayu Dalam pandangan tradisional puak Melayu di Riau, kerajaan atau negara bukanlah didirikan untuk memenuhi ambisi politik seseorang atau suatu kaum (golongan), tetapi didirikan untuk memelihara dan melindungi rakyat dari penindasan oleh pihak yang satu terhadap yang …
Baca SelengkapnyaNilai-nilai Kepemimpinan Melayu (Bagian 1), Oleh: UU Hamidy
1. Bingkai Kepemimpinan Melayu Satu di antara malapetaka sistem Orde Baru adalah kepemimpinan yang bertingkahlaku sentralistik, monokultur dan otoriter. Orde Baru hanya memakai bingkai kepemimpinan masyarakat petani yang agraris, di mana tiap puak dan suku bangsa harus tunduk dan terikat …
Baca SelengkapnyaDemokrasi Membentuk Generasi Bingung, Oleh: UU Hamidy
Allah Subhanahu Wa Ta’ala menurunkan Al-Quran kepada Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam untuk menyampaikan kebenaran kepada umat manusia. Kebenaran Al-Quran itu disampaikan oleh Nabi Shalallahu Alaihi Wasallam dengan perkataan dan perbuatan, yang kemudian disebut as-Sunnah. Karena itu, Al-Quran dan as-Sunnah …
Baca SelengkapnyaMenumbai : Upacara Mengambil Madu Lebah dalam Masyarakat Petalangan, Oleh: UU Hamidy
Beberapa puak dan persukuan Melayu di pantai Timur Sumatera agaknya sudah cukup lama mengenal lebah dalam dunia kehidupan mereka. Di beberapa daerah, lebah dipandang sebagai lambang pertanda kesehatan dan rezeki yang murah. Karena itu, bila ada lebah bersarang di rumah …
Baca SelengkapnyaPermainan Gasing Puak Melayu Rantau Kuantan (Bagian 1), Oleh: UU Hamidy
1. Konsep Melayu tentang Permainan Dalam kehidupan sehari-hari dapat dengan mudah kita kesan betapa besarnya jumlah pemakaian kata ‘’permainan’’ yang sering disingkat dengan kata ‘’main’’ oleh puak Melayu di mana saja pada belahan Riau ini. Mereka mengatakan misalnya main gasing, …
Baca SelengkapnyaPermainan Gasing Puak Melayu Rantau Kuantan (Bagian 2), Oleh: UU Hamidy
3. Permainan Gasing a. Cara Menonekkan (Memusing) Gasing Gasing dinonekan atau dipusing dengan mempergunakan tali. Biasanya yang dipakai ialah tali terap yang dikembar. Tali ini dililitkan pada leher gasing dari kiri ke kanan (berlawanan dengan arah jarum jam) sehingga sampai …
Baca SelengkapnyaBahasa Indonesia yang Baik, Oleh: UU Hamidy
Pengucapan bunyi bahasa (fonem) harus baik. Bunyi bahasa itu sebaiknya diucapkan seperti diucapkan oleh pemakai bahasa ibu (native speaker). Karena bahasa Indonesia itu berasal dari bahasa Melayu yang terbina di Riau oleh Raja Ali Haji yang kemudian terpelihara menjadi bahasa …
Baca SelengkapnyaPinjaman Bukan Milik, Oleh: UU Hamidy
Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana telah menciptakan langit dan bumi serta seisinya, sebagai bukti Dia-lah sebenarnya Rabb Yang Maha Kuasa, Maha Pencipta dan Maha Pengatur atas segala sesuatu di jagad raya ini. Alam semesta ini adalah bukti yang …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena