b. Beberapa Teknik Baru Bercerita Cerita dapat juga dibuka dengan memberi kejutan terhadap judul cerita. Dengan kejutan terhadap judul cerita, dapat diharapkan akan menyentak perhatian pendengar. Kita dapat memberi kejutan misalnya dengan bertanya kepada khalayak, “Pernahkah kalian mendengar cerita kera?” …
Baca SelengkapnyaTeknik Bercerita (Bagian 2), Oleh: UU Hamidy
2. Beberapa Teknik Bercerita Teknik Bercerita Tradisional Teknik bercerita sesungguhnya bukanlah hal yang baru sama sekali. Leluhur atau tetua kita juga telah lama mengenal cerita, sehingga juga mempunyai beberapa teknik atau cara bercerita. Malah pada zaman dahulu, sebelum kita mengenal …
Baca SelengkapnyaTeknik Bercerita (Bagian 1), Oleh: UU Hamidy
1. Pelajaran Cerita Pelajaran cerita sebenarnya dapat memainkan peranan yang cukup berarti terhadap pelajaran bahasa dan sastra. Sayang sekali para guru atau tenaga pengajar yang akan memberikan pelajaran ini sering tak memahami keadaan tersebut. Akibatnya, pelajaran cerita hampir tak mempunyai …
Baca SelengkapnyaSurat-surat UU Hamidy kepada TA Sakti di Aceh (9)
Pekanbaru, 16 Januari 2007 Bung TA Sakti yang baik, Surat dan kiriman Bung telah saya terima pada hari Senin 15 Januari 2007. Dari kiriman Bung itu saya merasa lapang dada, betapa Bung telah menjadi seorang sastrawan yang handal, bahkan lebih …
Baca SelengkapnyaBeberapa Tokoh Pendidikan Islam di Riau (Bagian 2), Oleh: UU Hamidy
Bagaimanapun juga risiko yang dihadapi oleh Tuanku Tambusai, namun ternyata jalan yang telah dirintisnya membuka peluang melapangkan gerak langkah tokoh pendidikan Islam di belakangnya. Meskipun hubungannya sampai kurang baik dengan pihak Kerajaan Rantau Binuang Sakti, karena pendekatannya yang bergaya Wahabi, …
Baca SelengkapnyaBeberapa Tokoh Pendidikan Islam di Riau (Bagian 1), Oleh: UU Hamidy
Ruang lingkup, waktu dan muatan pendidikan Islam ternyata meliputi seluruh dimensi kehidupan manusia, yang terbentang dari perjalanan hidupnya di dunia sampai ajal yang akan disusul oleh kehidupan yang kekal di akhirat. Memandang muatan konsep yang demikian maka sejumlah tokoh telah …
Baca SelengkapnyaBeberapa Pusat Pendidikan Islam di Riau (Bagian 2), Oleh: UU Hamidy
Bekas kerajaan Tambusai yang meliputi daerah aliran sungai Rokan, Pasir Pengaraian dan Rambah, juga merupakan pusat pendidikan Islam. Imam Maulana Kali yang menjadi Wali Syarak (Imam Kerajaan) dengan anaknya Muhammad Saleh (yang kemudian terkenal dengan Tuanku Tambusai) telah menyegarkan pula …
Baca SelengkapnyaBeberapa Pusat Pendidikan Islam di Riau (Bagian 1), Oleh: UU Hamidy
Masuknya agama Islam ke dalam kehidupan puak Melayu di Riau, menyebabkan timbulnya lembaga pendidikan Islam dalam masyarakat. Ini terjadi, pertama karena agama tauhid ini menganjurkan agar pendidikan digalakkan oleh umatnya. Yang kedua tentu saja oleh kesadaran puak Melayu itu sendiri …
Baca SelengkapnyaSurat-surat UU Hamidy kepada TA Sakti di Aceh (8)
Bung TA Sakti yang tekun dan kreatif, Surat Bung tanggal 20 Februari 2000, saya terima pada hari Selasa tanggal 7 Maret 2000 di Pekanbaru. Semua kiriman Bung itu memang sudah sampai pada saya. Karya-karya Bung cukup bermakna sebagai dokumentasi, tapi …
Baca SelengkapnyaKisah Buya Muhammad Nur Mahyuddin (Bagian 2) : Menanamkan Kepercayaan dan Kebersihan Diri Santri, Oleh: UU Hamidy
Mengenai berbagai upacara tradisional di Kampar, seperti ratib beno (meratibkan benih padi yang akan diturunkan ke ladang) dan upacara tolak bala (yang mempertemukan dukun dan ulama serta membacakan mantera), Buya Nur Mahyuddin melihatnya sebagai realitas kehidupan yang merakyat. Meskipun tradisi …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena