Kuantan bukan Kuantan bak kini Sungai korua daulunyo Jantan bukan panyogan bak kini Jantan paomua daulunyo Kampar bukan Kampar bak kini Sungai dore daulunyo Kampar bukan palapar bak kini Urang babore daulunyo Batangari bukan Batangari bak kini Sungai nan jonie …
Baca SelengkapnyaKamus Antropologi Dialek Melayu Rantau Kuantan, UU Hamidy, Unri Press, 1995
Perjalanan hidup telah terjadi bagaikan jejak langkah. Jejak dan langkah kehidupan telah membekas pada alam. Bekas kehidupan itu disebut kebudayaan. Sebab itu, jika ingin mengetahui kebudayaan suatu puak atau bangsa, lihatlah bekas kehidupan mereka pada alam. Bekas kehidupan itu direkam …
Baca SelengkapnyaNilai Kelestarian Hutan Tanah Melayu, Oleh: UU Hamidy
Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, suri tauladan bagi yang ingin mulia di muka bumi dan selamat di akhirat, telah berpesan bahwa umat manusia berserikat pada air, api dan padang rumput. Maksudnya, umat manusia sama-sama punya kepentingan atau hajat untuk memperoleh …
Baca SelengkapnyaAlegori Melayu
Riau telah punya jalan hidup bagaikan mimpi Kecantikannya ibarat penampilan Siti Mahdewi Ketampanannya seperti Sutan Nan Garang Lemah gemelainya bak Serampang Dua Belas Suaranya laksana Sri Mersing dan Sri Siantan Romantisnya bagaikan Perkawinan di Atas Gelombang Dulu bahasanya menjadi mantera …
Baca Selengkapnya70 Tahun UU Hamidy; Gelanggang Budaya Melayu, Bilik Kreatif, 2013
Syukur alhamdulillah, buku “70 Tahun UU Hamidy; Gelanggang Budaya Melayu”, kini sudah selesai dicetak. Memang mundur dari perkiraan sebab ada kendala teknis di percetakan. Terimakasih kepada para penulis, buku in shaa Allah akan segera kami kirim ke alamat tuan dan …
Baca SelengkapnyaTiang Mocu Budaya Melayu
TRADISI SASTRA dengan menggunakan TULISAN, paling kurang telah dirintis oleh ayah Raja Ali Haji, yaitu Engku Haji Tua. Tetapi TIANG MOCU (pilar agung) telah DIHUJAM dengan KOKOH oleh Raja Ali Haji. Sebagai seorang PENGARANG, ULAMA dan AHLI BAHASA, jangkauan kreativitas …
Baca SelengkapnyaRaja Ali Haji; Tokoh Bahasa Melayu, Perintis Bahasa Indonesia, Oleh: UU Hamidy
1. Pengantar Peranan Raja Ali Haji dalam bidang bahasa serta budaya Melayu telah diteliti di Riau, paling kurang sejak tahun 1973. Beberapa kajian atau penelitian telah berlaku. Saya telah membicarakan tokoh ini dalam beberapa buku atau hasil penelitian. Kajian tersebut …
Baca SelengkapnyaBersatu di Ujung Mata Pena
Jalan SEJARAH yang ditempuh Riau telah membuat rantau ini menjadi satu LUBUK bahasa dan budaya Melayu. Bahasa Melayu sebagai ibu bahasa Indonesia, telah DIASUH dan DITAJA-nya menjadi bahasa yang bermartabat. Mengarang adalah warisan leluhur yang selalu dipelihara. Mereka BERSATU DI …
Baca SelengkapnyaMazhab Riau (Tinjauan dari Sudut Sejarah), Oleh: UU Hamidy
1. Sepuluh latarbelakang Perbincangan tentang Mazhab Riau dalam rentangan perkembangan sastra di Riau khasnya serta di Indonesia umumnya, telah muncul paling kurang sejak tahun 2004. Menurut Marhalim Zaini dalam ulasannya tentang kumpulan sajak Griven H Putera ‘’Yang Lokal, Yang Miskin, …
Baca SelengkapnyaBahasa Melayu dan Kreativitas Sastra di Riau, UU Hamidy, Unri Press, 1994
Meskipun dari sudut ekonomi Riau tidak lebih daripada padang perburuan, tetapi keberadaannya dalam bidang bahasa dan budaya tidaklah dapat dinafikan. Riwayatnya doeloe pernah mempersatukan Riau, Johor, Pahang dan Singapura. Daerahnya melintasi dari pesisir Timur Sumatera, Selat Melaka sampai Laut China …
Baca Selengkapnya
Bilik Kreatif Bersatu di Ujung Mata Pena