Home / Buah Pikiran UU Hamidy / Bahasa dan Sastra / Suwardi MS; Perahu Sarat Muatan, Oleh: UU Hamidy
Foto: kuansingterkini.com

Suwardi MS; Perahu Sarat Muatan, Oleh: UU Hamidy

Prof Suwardi MS dengan jasa-jasanya bagaikan perahu sarat muatan. Muatan apa? Ya, apalagi, kalau bukan berbagai jasa, darma bakti dan jerih payah, yang telah dibentangkan oleh dirinya kepada masyarakat dan kaum muslimin. Begitu saratnya pribadi Prof Suwardi dengan jasa-jasanya, sehingga cukup sulit membuat kategori terhadap berbagai bidang yang telah didarmabaktikannya, sampai hayatnya hari ini. Kategori itu sulit dibuat, di samping jumlah jasa yang besar, juga oleh tiap jasa berkelindan dengan yang lain. Memandang jasa dan perbuatannya, telah terbukti, betapa Prof Suwardi telah mendapat gelar Guru Besar, sebagai makam tertinggi para ilmuwan.

Prof Suwardi MS adalah insan yang diberi jalan lapang oleh Allah Swt melalui jalan hidupnya dengan sukses. Dengan imannya yang teguh, beliau adalah tipe pekerja keras. Beliau dapat bekerjasama dengan berbagai pihak dalam berbagai kegiatan, tugas dan jabatan, sehingga prestasi beliau menanjak terus dari waktu ke waktu, tanpa lindap oleh usia. Dalam otobiografi beliau, tentu pembaca dapat mengesan dan menandai, faktor-faktor apa yang membuat Prof Suwardi menjadi seorang pribadi yang tangguh dalam lintasan hidupnya. Faktor-faktor ini patut menjadi pelajaran oleh zuriat masa kini.

Dari sudut bahasa dan jati diri bangsa, Prof Suwardi dengan ilmunya yang dalam, telah ikut menarah bahasa dan budaya Melayu menjadi bahasa dan budaya yang mampu memberi pencerahan terhadap bangsa ini. Perjuangan, usaha, dan tulisan Prof Suwardi tentang sejarah dan tokoh sejarah di Riau, niscaya pada satu sisi merupakan lukisan bahasa dan budaya, sedangkan pada pihak lainnya tentulah semacam rekaman terhadap martabat harga diri bangsa. Dengan jerih payah melalui kesabaran yang indah menghadapi berbagai tantangan, beliau telah menyelesaikan sejumlah bengkalai dalam bidang bahasa serta jati diri bangsa ini. Kiranya Allah Swt meridhai segala jerih payah dengan jasa-jasanya ini menjadi amal saleh di sisi-NYA.

Tulisan ini dimuat dalam buku 70 Tahun Prof Suwardi MS; Mengabdi Pada Ilmu dan Profesi Sejarah Demi Daerah dan Bangsa

Check Also

Surat-surat UU Hamidy kepada TA Sakti di Aceh (13)

Pekanbaru, 8 Sya’ban 1429 Hijrah 10 Agustus 2008 Masehi Yth  Bung TA Sakti di Darussalam, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *