Home / Buku UU Hamidy / Indonesia, Malaysia dan Singapura dalam Pandangan Orang Melayu, UU Hamidy, Zamrad, 1990

Indonesia, Malaysia dan Singapura dalam Pandangan Orang Melayu, UU Hamidy, Zamrad, 1990

Tidak ada pergaulan sosial (meliputi ekonomi dan budaya) yang berjalan baik sepanjang masa. Hal itu wajar. Perjalanan sejarah telah menjadi realitas nasib tiap individu, puak dan etnis. Membiarkannya begitu saja berarti melestarikan kesalahfahaman, sehingga akan selalu memberikan keresahan dan kecurigaaan.

Maka membentangkan dimensi sosial budaya tiap puak atau etnis niscaya bermanfaat memberikan pengertian bagaimana ujung pangkal pergaulan yang tidak harmonis itu. Hal ini tentu bermanfaat untuk memperbaiki pergaulan sosial.

Dengan niat baik serupa itulah, kajian yang sederhana ini dibentangkan kepada khalayak. Walaupun hanya bagaikan zarrah, tapi agaknya bisa memberikan sentuhan, agar kita bisa MENIMBANG RASA.

Jika kita melihat kelemahan suatu puak atau kaum misalnya, itu bukanlah rahmat bagi kita untuk kita gunakan mendapat keuntungan dari kelemahan mereka.

Realitas kelemahan orang lain semestinya juga mengundang diri kita bertanggung jawab mengurangi kelemahan mereka. Inilah pergaulan sosial yang mengenal perikemanusiaan, yang sebenarnya tak dinafikan oleh kejujuran batin. Sebab tiap hati punya potensi kejujuran batin. Sebab tiap hati punya potensi menerima cahaya Ilahi untuk mengenal kebenaran.

Dalam buku ini dibahas tentang ”Riau sebagai Daerah yang Unik”, Indonesia, Malaysia dan Singapura dalam Pandangan Orang Melayu Riau”, ”Keadaan Riau Selepas Dolarisasi dan Konfrontasi dengan Malaysia”, ”Malaysia sebagai Satu Alternatif Lapangan Pekerjaan”, ”Berbagai Cara Mengadu Nasib di Malaysia” dan masih banyak lagi.

Check Also

Naskah Melayu Kuno Daerah Riau, UU Hamidy, Yayasan Sagang, 2014

NASKAH KUNO merupakan JEJAK KEHIDUPAN generasi umat manusia yang telah MENDAHULUI kita di muka bumi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *