Islam

Kritik Rida K Liamsi terhadap Melayu dalam Kumpulan Puisi ’’Tempuling’’ (Bagian 3), Oleh: UU Hamidy

3. Rembang Petang “Rembang Petang” adalah sajak Rida K Liamsi yang benar-benar teduh, tenang, sunyi dan transendensi. Sebelumnya Rida menyentak kehidupan dengan semangat kilatan tajam tempuling. Rida menggesa agar bertindak kreatif, bahkan hampir menganjurkan bertarung habis-habisan memenangkan tekad yang telah …

Baca Selengkapnya

Kritik Rida K Liamsi terhadap Melayu dalam Kumpulan Puisi ’’Tempuling’’ (Bagian 2), Oleh: UU Hamidy

2. Kritik terhadap Melayu Dari penjelasan Rida K Liamsi mengenai puisinya, kita harus menyadari bahwa tak mungkin kita dapat memahami dan menghayati bermacam sikap dan pandangan, bahkan angan hati, yang telah mewarnai sajak-sajaknya. Ketidakmampuan itu pertama, karena begitu banyaknya warna …

Baca Selengkapnya

Karya Budaya Hanya untuk Tumpangan Hidup, Belum Tentu Dapat Ditumpangi untuk Kematian, Oleh: UU Hamidy

Potensi budaya manusia telah dapat memenuhi keperluan hidup manusia dalam bidang obyektif, etik dan estetik. Jika kita balik kepada konsep budaya sebagai amanah Tuhan, jelas sekali kebudayaan manusia belum mampu sepenuhnya memberikan kebenaran, akhlak dan kehalusan hati kepada manusia. Segala …

Baca Selengkapnya