Home / Buah Pikiran UU Hamidy / Bahasa dan Sastra

Bahasa dan Sastra

Menempuh Lautan Hidup dengan Perahu Kecap Cap Benteng dan Layar Cabe Lempuyang (Bagian 2), Oleh: UU Hamidy

Nasib saya dengan sebab Yayasan Beasiswa Bakti diurus oleh beberapa orang keturunan Tionghoa menyebabkan saya berkenalan dengan mereka. Maka saya pikir, ini ada peluang untuk ‘menjerat’ nyonya orang kaya keturunan Tionghoa menjadi langganan pembeli barang saya. Tapi, mendatangi rumah orang …

Baca Selengkapnya

Kritik Rida K Liamsi terhadap Melayu dalam Kumpulan Puisi ’’Tempuling’’ (Bagian 3), Oleh: UU Hamidy

3. Rembang Petang “Rembang Petang” adalah sajak Rida K Liamsi yang benar-benar teduh, tenang, sunyi dan transendensi. Sebelumnya Rida menyentak kehidupan dengan semangat kilatan tajam tempuling. Rida menggesa agar bertindak kreatif, bahkan hampir menganjurkan bertarung habis-habisan memenangkan tekad yang telah …

Baca Selengkapnya

Kritik Rida K Liamsi terhadap Melayu dalam Kumpulan Puisi ’’Tempuling’’ (Bagian 2), Oleh: UU Hamidy

2. Kritik terhadap Melayu Dari penjelasan Rida K Liamsi mengenai puisinya, kita harus menyadari bahwa tak mungkin kita dapat memahami dan menghayati bermacam sikap dan pandangan, bahkan angan hati, yang telah mewarnai sajak-sajaknya. Ketidakmampuan itu pertama, karena begitu banyaknya warna …

Baca Selengkapnya